LENSA, MAROS – Ketua DPC PKB Maros, Wawan Mattaliu, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Valent Alexy Tamboto, warga asal Kabupaten Maros yang meninggal dunia di Armenia.
Wawan menyebut almarhum sebagai salah satu putra daerah yang merantau ke luar negeri demi memperbaiki taraf hidup. Menurutnya, para pekerja migran merupakan sosok yang berjasa bagi keluarga dan negara.
“Ini adalah orang yang kerap disebut sebagai pahlawan devisa. Terbang jauh untuk menjemput kehidupan yang lebih baik. Meski kemudian kadang terjadi hal yang tak diinginkan,” ujar Wawan, pada Rabu (22/7/2026).
Menyusul beredarnya informasi yang menyebut Valent diduga menjadi korban pembunuhan, PKB Maros meminta pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap penanganan kasus tersebut.
Wawan mendesak Kementerian Luar Negeri RI, Komisi I DPR RI, serta Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk melakukan pendampingan dan pengawalan secara maksimal agar proses pengungkapan kasus berjalan transparan.
Menurutnya, kehadiran negara harus terlihat secara nyata sehingga tidak menimbulkan simpang siur informasi di tengah keluarga almarhum.
“Bagi PKB, para pekerja itu adalah pahlawan keluarga yang harus didampingi oleh negara. Mereka adalah variabel penting bagi Indonesia,” katanya.
Sebagai bentuk kepedulian, PKB Maros menyatakan akan menyampaikan langsung persoalan tersebut kepada Komisi I DPR RI agar ikut mengawal proses penanganan kasus hingga tuntas.
“Sebagai bentuk empati kepada almarhum, PKB Maros akan menyampaikan langsung dan meminta Komisi I DPR RI untuk melakukan pengawalan atas kasus ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan oleh Tuhan dan negara tidak abai, negara tetap hadir dalam seluruh prosesnya. Minimal negara bisa menjawab kesimpangsiuran atas meninggalnya saudara kita Valent,” pungkas Wawan. (*)
Comment