Bupati Takalar Daeng Manye Bentuk Tim Patroli Satpol PP Awasi Lingkungan

LENSA, TAKALAR – Ditangan dingin Bupati Takalar, Daeng Manye, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar terus mengembangkan inovasi untuk kemajuan daerah. Salah satunya, pembentukan Patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Peluncuran itu ditandai dengan penyerahan sepeda, helm, dan rompi patroli oleh Bupati Takalar, Daeng Manye didampingi Wakil Bupati Takalar, Hengky Yasin dan Kepala Satpol PP, Abdul Salam Gau di Lapangan Apel kantor Bupati Takalar, Senin 31 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Daeng Manye mengapresiasi Satpol PP dan Damkar inovasi yang telah digagas. Menurutnya, pengembangan Si Patroli Satpol PP merupakan langkah untuk menghadirkan pelayanan yang responsif, inklusif, dan ramah bagi masyarakat.

“Dengan inovasi ini, kita menghadirkan paradigma baru dalam penegakan Perda dan perlindungan masyarakat di Kabupaten Takalar,” kata Daeng Manye.

Daeng Manye mengatakan bahwa para petugas Patroli akan memiliki zona kerja masing-masing untuk melakukan pemantauan di lingkungan yang telah ditentukan.

“Apabila ditemukan berbagai persoalan di lapangan, petugas bisa segera melaporkannya untuk ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait,” sambung Daeng Manye.

Permasalahan yang dapat dilaporkan sambung Deang Manye antara lain lampu jalan yang tidak berfungsi, tumpukan sampah, bangunan liar, maupun berbagai kondisi lingkungan lainnya yang dinilai membutuhkan penanganan pemerintah.

Ia juga mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus melahirkan inovasi yang mendukung pembangunan dan kemajuan Kabupaten Takalar.

“Kepada OPD-OPD untuk membuat inovasi yang berkaitan dengan pembangunan dan kemajuan Takalar. Kepada Kasatpol PP, saya mengimbau agar terus mengawasi inovasi ini dan terus dijalankan. Jangan hanya sebatas membuat inovasi saja tetapi mandek di tengah jalan,” tegasnya.

Selain inovasi pelayanan, Daeng Manye turut mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus memperhatikan kehadiran dan meningkatkan kedisiplinan sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Sementara, Kepala Satpol PP Kabupaten Takalar, Abdul Salam Gau, menegaskan bahwa Si Patroli Satpol PP merupakan sebuah ekosistem digital terpadu yang dirancang untuk memodernisasi tata kelola ketertiban umum, penanggulangan kebakaran, serta perlindungan masyarakat di Kabupaten Takalar.

“Inovasi ini memadukan tindakan pengawasan fisik secara langsung di lapangan dengan efisiensi sistem informasi berbasis teknologi tinggi,” jelas Abdul Salam Gau.

Ia menjelaskan, pembagian area kerja dilakukan secara sistematis ke dalam lima zona operasional di wilayah perkotaan Takalar untuk menjamin pemerataan jangkauan pengawasan.

Kelima zona tersebut meliputi Zona pusat pemerintahan, zona ekonomi, pasar kota, zona transportasi, jalan protokol, zona pemukiman warga, serta zona fasilitas sosial dan kesehatan.

“Melalui sistem tersebut, setiap dinamika dan permasalahan lingkungan di wilayah perkotaan dapat dideteksi secara lebih dini. Informasi yang ditemukan di lapangan selanjutnya dapat dilaporkan dan ditindaklanjuti secara transparan dan akuntabel,” ungkap Abdul Salam Gau.

Peluncuran Si Patroli ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memperkuat pengawasan lingkungan, meningkatkan koordinasi antara perangkat daerah, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat dan responsif bagi masyarakat. (*)

Comment