Bupati Takalar Daeng Manye Bersama Istri Melayat ke Rumah Duka Ibunda Camat Laikang

LENSA, TAKALAR — Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye didampingi istri, Dewi Sri Ekowati Firdaus, melayat ke rumah duka atas meninggalnya ibunda Camat Laikang, Marwan, di Dusun Ujung Bassi, Desa Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Minggu (23/8/2026).

Kedatangan Bupati Takalar bersama istri menjadi bentuk kepedulian sekaligus ungkapan belasungkawa kepada Camat Laikang dan keluarga yang tengah berduka.

Di rumah duka, Daeng Manye menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian almarhumah. Ia juga mendoakan agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan.
Ibunda Camat Laikang Marwan diketahui meninggal dunia pada Minggu pagi di kediamannya.

Kabar duka tersebut kemudian mendapat perhatian dari jajaran Pemerintah Kabupaten Takalar.

Dalam suasana duka, kehadiran Bupati bersama istri di tengah keluarga almarhumah menjadi dukungan moril bagi Camat Laikang dan keluarga. Kehadiran tersebut juga mencerminkan hubungan kekeluargaan serta kepedulian pimpinan daerah terhadap jajaran pemerintah di tingkat kecamatan.

Selain menyampaikan belasungkawa, Bupati meluangkan waktu berbincang dengan keluarga dan kerabat almarhumah. Ia memberikan penguatan kepada keluarga agar tetap tabah dan ikhlas menghadapi kehilangan tersebut.

Pada kesempatan itu, Bupati Daeng Manye mengajak keluarga dan kerabat yang hadir untuk bersama-sama mendoakan almarhumah. Menurutnya, doa dari keluarga menjadi salah satu bentuk penghormatan terbaik kepada orang yang telah berpulang.

Ia juga mengingatkan keluarga yang ditinggalkan agar menerima kepergian almarhumah dengan penuh keikhlasan dan menyerahkan segala sesuatunya kepada kehendak Allah SWT.

“Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” doa Daeng Manye.

Daeng Manye menyampaikan bahwa kehilangan orang tua merupakan ujian berat bagi keluarga. Karena itu, ia berharap keluarga tetap diberikan kekuatan dalam melewati masa duka dan senantiasa mengiringi almarhumah dengan doa.

Kehadiran Bupati bersama istri di rumah duka juga menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi dengan jajaran pemerintah dan masyarakat. Momentum tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara pimpinan daerah dan bawahannya tidak hanya terjalin dalam konteks pekerjaan dan pemerintahan, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan kemanusiaan.

Bagi Pemerintah Kabupaten Takalar, kepedulian terhadap jajaran dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang harmonis dan penuh kekeluargaan. Dukungan moril di tengah suasana duka diharapkan dapat memberikan kekuatan bagi keluarga untuk menghadapi kehilangan.

Melalui kehadiran langsung di rumah duka, Bupati juga menunjukkan pentingnya menjaga nilai kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat. Semangat tersebut diharapkan terus terpelihara dalam berbagai situasi, termasuk ketika ada warga maupun jajaran pemerintah yang sedang menghadapi musibah. (*)

Comment