Kadisdik Takalar Pimpin Penguatan BOSP Kinerja 2026, 38 Sekolah Jadi Penerima

LENSA, TAKALAR — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar, Dody Riyan Saputra, memimpin kegiatan penguatan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja Tahun 2026 yang diikuti kepala sekolah dan pendidik se-Kabupaten Takalar.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar, Kamis (27/8/2026). Turut mendampingi Kepala Dinas, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Mursalim dan Kasi Kurikulum Aminuddin.

Sebanyak 38 satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Takalar menjadi penerima BOSP Kinerja Tahun 2026.

Penguatan ini dilakukan untuk memastikan dana BOSP Kinerja dapat dikelola secara tepat sasaran, efektif, transparan, dan akuntabel serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan di masing-masing satuan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar juga memperkenalkan dan memperkuat pemanfaatan Aplikasi PASSIRIKA BOS sebagai bagian dari implementasi tata kelola BOSP berbasis digital.

PASSIRIKA BOS dihadirkan untuk mendorong pengelolaan dana BOSP yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel. Aplikasi ini diharapkan dapat membantu sekolah dalam menata administrasi, mendokumentasikan penggunaan anggaran, hingga memudahkan proses pertanggungjawaban.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar, Dody Riyan Saputra, menekankan bahwa penerima BOSP Kinerja memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh penggunaan anggaran dilaksanakan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Dengan hadirnya PASSIRIKA BOS, kita ingin tata kelola BOSP semakin transparan, efisien dan akuntabel. Setiap penggunaan anggaran harus jelas peruntukannya dan seluruh pertanggungjawaban atau LPJ harus tersusun dengan baik,” tegasnya.

Menurutnya, digitalisasi pengelolaan BOSP juga menjadi langkah penting untuk membangun sistem administrasi sekolah yang lebih tertib. Dengan sistem yang terintegrasi, proses monitoring dan evaluasi dapat dilakukan secara lebih efektif.

Para kepala sekolah dan pendidik dari 38 sekolah penerima BOSP Kinerja diharapkan dapat mengikuti penguatan tersebut dengan baik serta mengoptimalkan pemanfaatan PASSIRIKA BOS dalam pengelolaan anggaran di satuan pendidikan masing-masing.

Melalui program ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar terus mendorong terwujudnya tata kelola pendidikan yang modern dan berintegritas, sekaligus memastikan bantuan operasional yang diterima sekolah benar-benar diarahkan untuk mendukung peningkatan mutu pembelajaran dan kualitas layanan pendidikan.

Sebanyak 38 sekolah penerima BOSP Kinerja kini didorong tidak hanya mampu mengelola anggaran secara tepat, tetapi juga memastikan setiap rupiah yang digunakan memiliki perencanaan, bukti, dan pertanggungjawaban yang jelas melalui tata kelola digital PASSIRIKA BOS. 

Comment