LENSA, TAKALAR – Sejumlah siswa UPT SMPN 2 Takalar alami sakit perut dan diare usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolahnya, Senin (31/8/2026).
Para siswa mengaku, MBG yang mereka konsumsi mengeluarkan bau amis, artinya makanan tersebut diduga tidak layak konsumsi.
“Makanannya bau amis om, kayak basi om,” ungkap sejumlah siswa UPT SMPN 2 Takalar saat dikonfirmasi, Selasa (1/9/2026).
Informasi sementara menyebutkan sekitar 28 siswa mengalami sakit perut hingga diare. Sejumlah guru juga dilaporkan mengalami keluhan serupa.
Keluhan tersebut umumnya baru dirasakan setelah siswa meninggalkan sekolah, terutama pada sore hingga malam hari. Jumlah korban masih dalam pendataan dan belum menjadi angka resmi.
Diketahui, MBG yang dikonsumsi para siswa UPT SMPN 2 Takalar penyedianya
SPPG Sombala Bella 1, Kelurahan Sombala Bella, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulsel.
MBG yang kelola Yayasan Sinar Jaya Reski itu yang diduga kuat menyebabkan
sejumlah siswa dan guru SMP Negeri 2 Takalar alami sakit perut.
Kepala SMP Negeri 2 Takalar, Rusdianto, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pihak sekolah menerima laporan dari sejumlah wali kelas mengenai siswa yang mengalami sakit setelah mengonsumsi MBG.
“Keluhan kami terima dari beberapa wali kelas. Ada siswa dan beberapa guru yang mengeluhkan sakit perut setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan sebelumnya,” kata Rusdianto dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).
Ia mengatakan tidak ada siswa yang langsung dilarikan ke rumah sakit dari lingkungan sekolah pasca kejadian. Sebagian besar keluhan baru diketahui setelah siswa pulang ke rumah.
Pihak pengelola SPPG juga telah mendatangi sekolah untuk mengonfirmasi laporan tersebut. Sekolah kemudian meminta pengawasan terhadap makanan diperketat sebelum dibagikan kepada siswa.
“Quality control harus diperketat. Makanan yang akan dibagikan harus benar-benar dipastikan layak dan higienis,” ujar Rusdianto.
Sementara Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Takalar, Nur Maulana, membenarkan adanya laporan siswa dan guru yang mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan MBG.
Menurutnya, Kepala SPPG Sombala Bella 1 telah melaporkan kejadian tersebut kepadanya.
“Betul tadi Ka SPPG-nya sempat hubungi saya. Dia menyampaikan ada kejadian keracunan siswa di UPT SMPN2 Takalar,” jelas Nur Maulana saat dikonfirmasi wartawan, Selasa 1 September. (*)
Comment