Tak Sekadar Sembako, Rudianto Lallo Siapkan Perjuangan Rumah Baru bagi Korban Kebakaran Tallo

LENSA, MAKASSAR – Anggota DPR RI Komisi III Rudianto Lallo kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang tertimpa musibah dengan mendistribusikan bantuan kemanusiaan kepada para korban kebakaran di Jalan Sultan Abdullah II, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo.

Bantuan yang disalurkan berupa kasur, selimut dan paket sembako. Tak hanya itu, Rudianto Lallo juga memberikan santunan tunai untuk Kepala Keluarga (KK) korban kebakaran. Nilainya mencapai Rp 1 juta untuk setiap kepala keluarga.

Aksi sosial tersebut dilakukan Rudianto Lallo berkolaborasi dengan Kementerian Sosial sebagai bentuk rasa prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa warga.

Rudianto Lallo menyampaikan belasungkawa atas musibah kebakaran yang terjadi. Menurutnya, sudah menjadi kewajiban baginya membantu sesama saat ada yang membutuhkan uluran tangan. Terlebih warga korban kebakaran.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami. Semoga bantuan ini bermanfaat dan mengurangi beban korban kebakaran,” ungkap Rudianto Lallo.

Politisi NasDem itu berharap semoga korban yang tertimpa musibah Allah diberikan kekuatan. “Sabarki semua , tetap semangat, jangan berkecil hati. Insya Allah kita semua selalu bersama,” jelasnya.

Tak sampai disitu, Rudianto Lallo juga akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial guna segera menangani persoalan warga yang mengungsi untuk dapat membangun rumah baru.

“Kami di DPR akan mengusulkan ke Kementerian Sosial agar ada pembangunan rumah untuk korban, tapi harus melalui asesmen. Jadi tidak hanya bantuan sesaat tapi ada penggantian rumah,” jelas Rudianto Lallo.

Rudianto Lallo turut didampingi sejumlah anggota DPRD Makassar. Diantanya H Muhlis A Misbach, Ruslan Lallo dan H Syaiful.

Diketahui, kebakaran terjadi di Jalan Sultan Abdullah II, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Jumat (31/7) dini hari. Insiden itu mengakibatkan satu warga mengalami luka-luka. Adapun total rumah yang terbakar sebanyak 56 unit. Rumah terbakar tersebar di RT 04/RW 04 sebanyak 21 unit dan RT 05 sebanyak 35 unit.

Kebakaran hebat yang menghanguskan 56 unit rumah itu diduga akibat korsleting listrik. Rumah yang didominasi semi permanen membuat api cepat merambat. (*)

Comment