HUT ke-419 Makassar, Pemkot Bedah 419 Rumah Warga di 14 Kecamatan

LENSA, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program bedah 419 rumah warga yang tersebar di 14 kecamatan. Program ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus menjadi upaya meningkatkan kualitas hunian dan mengurangi persoalan kawasan permukiman kumuh.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Makassar sekaligus Ketua Panitia HUT ke-419 Makassar, Muhammad Roem, mengatakan program bedah rumah tersebut menjadi salah satu agenda pemerintah yang diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Program yang dilaksanakan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman itu merupakan kegiatan tahunan. Di mana,  pelaksanaannya diarahkan tidak hanya untuk memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga menciptakan lingkungan hunian yang sehat, aman, dan layak bagi keluarga penerima manfaat.

Program ini, kata Roem, mengusung tagline, “Dari hunian yang layak melahirkan masyarakat sejahtera untuk Makassar masa depan”.

“Jadi, lokasinya berada di 14 kecamatan dan dikhususkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Salah satu kegiatannya adalah melakukan bedah rumah dengan menghadirkan hunian yang sehat, aman, dan bermartabat,” ucap Roem, Kamis (29/10/2026).

Roem menyebut jumlah rumah yang masuk dalam keseluruhan program sebenarnya mencapai lebih dari 450 unit.

Namun, sebanyak 419 unit dialokasikan untuk rangkaian program yang dikaitkan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar. Sedangkan lebih dari 40 unit lainnya direncanakan untuk kegiatan sosial dalam rangka HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) pada akhir November 2026.

Jumlah unit pada pelaksanaan program bedah rumah tersebut berlangsung sejak Januari hingga November 2026.

“Jadi, 419 unit ini ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mengatasi permasalahan di kawasan kumuh. Ini memang merupakan program tahunan dari Dinas Perumahan,” terang Roem.

Roem mengatakan program bedah rumah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Perbaikan hunian juga menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun kawasan permukiman yang lebih layak. (*)

Comment