Cegah Tawuran Berulang, Walikota Munafri Siapkan Penguatan Pos Ronda dan CCTV

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.

LENSA, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar akan memperkuat sistem keamanan lingkungan melalui pengaktifan pos ronda dan penambahan kamera pengawas atau CCTV di titik rawan tawuran.

 Langkah ini ditempuh untuk meningkatkan pengawasan sekaligus mendeteksi potensi konflik antarkelompok sejak dini.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta pemerintah wilayah mengidentifikasi kebutuhan pengamanan di lingkungan masing-masing.

Menurut Munafri, pos ronda tidak hanya berfungsi sebagai tempat berjaga, tetapi juga menjadi ruang interaksi warga untuk memperkuat komunikasi dan kewaspadaan terhadap gangguan keamanan.

Camat dan lurah diminta menghidupkan kembali kegiatan ronda serta melibatkan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Pemerintah kota juga membuka peluang penambahan CCTV di lokasi yang membutuhkan pengawasan lebih ketat.

“Kalau ada wilayah yang kekurangan CCTV, sampaikan kepada camat dan secepatnya akan kita eksekusi,” tegas Munafri.

Munafri menekankan, penguatan sarana pengawasan harus diikuti patroli rutin dan koordinasi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, Satpol PP, TNI, dan Polri. Dengan begitu, pengamanan tidak hanya dilakukan setelah tawuran terjadi, tetapi juga diarahkan untuk mencegah bentrokan.

Ia juga meminta camat dan lurah menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat untuk mengetahui persoalan yang berpotensi memicu konflik. Pengawasan lingkungan, menurut dia, harus menjadi tanggung jawab bersama.

Upaya tersebut diharapkan dapat mempersempit ruang terjadinya tawuran dan membantu aparat mengenali potensi gangguan keamanan lebih cepat. (*)

Comment