Geger, Festival Ponpes di Takalar Diduga Habiskan Anggaran APBD Rp 300 Juta

LENSA, TAKALAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar sukses menggelar Festival Pondok Pesantren (Ponpes) dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi 24 pondok pesantren untuk memperkenalkan potensi, kreativitas, dan prestasi santri kepada masyarakat.

Festival bertema ‘Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas’ tersebut dibuka langsung Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Kamis malam (22/10). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari hingga 24 Oktober 2026.

Pembukaan festival berlangsung semarak dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Takalar, pejabat pengawas dan administrator lingkup Pemkab Takalar, pimpinan pondok pesantren, serta santri dan santriwati se-Kabupaten Takalar.

Meski kegiatan tersebut mendapat respon positif dari masyatakat, namun anggaran yang digelontorkan untuk menyukseskan inovasi Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye itu pun disorot. Pasalnya, kegiatan itu diduga menghabiskan anggaran APBD senilai Rp 300 juta. (*)

Comment