LENSA, TAKALAR – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto merotasi sejumlah perwira tinggi, termasuk Kapolda Sulsel.
Irjen Pol Dr. Awal Chaeruddin, ditunjuk mengantikan Irjen Pol Djuhandani Raharjo yang mutasi ke Mabes Polri.
Pergantian jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang ditandatangani Wakapolri, Komjen Pol Wahyu Adiningrat.
Dalam surat telegram tersebut, Irjen Pol Awal Chairduddin mendapat amanah baru sebagai Kepala Kepolisian Polda Sulsel sebelumnya menjabat sebagai Analis dan Advokasi Hukum Mabes Polri.
Mantan ajudan eks Wakil Presiden RI Jusuf Kalla ternyata keluarga besarnya di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Jenderal bintang dua itu diketahui aktif bersilaturahmi dengan keluarga besarnya di Lingkungan Bilacaddi, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar.
Bahkan jebolan Akpol 1994 rutin setiap bulan berziarah ke makam kedua orang tuanya di lingkungan Bone-bone, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulsel.
Ruslin Karaeng Leo sepupu satu kali Irjen Pol Awal Chairuddin menceritakan sosok jenderal bintang dua itu dikenal ramah dan sederhana dalam kehidupann sehari-harinya, bahkan ketika pulang kampung ke Takalar sang jenderal menolak untuk dikawal.
“Pak jenderal selalu menolak perlakuan khusus pengawalan ketika pulang kampung bertemu keluarganya di Takalar,” kata Ruslin Karaeng Leo saat dihubungi, Sabtu (3/10/2026).
Ia berharap adik sepupunya itu senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan kelancaran dalam mengemban amanah, serta selalu dalam lindungan Allah SWT, sehingga dapat terus memberikan pengabdian terbaik untuk Polri, bangsa dan negara.
“Semoga dalam melaksanakan tugas di kampung halamannya di Sulawesi Selatan selalu mendapat rahmat dan petunjuk dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” sambung Karaeng Leo sapaan akrabnya.
Berikut profil singkat kedua orang tua Irjen Pol Awal Chairuddin, ayahnya, Drs. H. Chairuddin, Msi, Karaeng Lallo, ibunya, Dra. Hj. Hatma Tamma.
Ayah Irjen Pol Awal Chairuddin merupakan Deputi Ketua LAN RI Makassar pada tahun 1968-1991. Ibunya Hatma Tamma merupakan seorang akademisi dosen di Unhas Fakultas Sosial Ilmu Politik. (*)
Comment