LENSA, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta seluruh perangkat keamanan dan layanan darurat dioptimalkan menjelang perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Pemerintah Kota Makassar akan memaksimalkan CCTV, layanan darurat 112 hingga pengawasan di tingkat lorong.
Munafri mengatakan rangkaian perayaan kemerdekaan akan berlangsung di berbagai wilayah dengan melibatkan banyak warga. Karena itu, pemerintah perlu memastikan kegiatan tersebut berjalan aman sejak persiapan hingga selesai.
“Ini penting sekali, harus menjaga dan membangun mitigasi sehingga dalam rangka kegiatan kemerdekaan ini benar-benar menjadi pestanya rakyat, pesta masyarakat yang seluruh orang happy dan dijaga dengan baik,” ujarnya saat menghadiri Rapat Koordinasi Forkopimda tentang Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di Wilayah Kota Makassar di Novotel Makassar Grand Shayla, Kamis (13/8/2026).
Munafri meminta infrastruktur pemantauan kota, termasuk CCTV, dipastikan berfungsi optimal. Sistem komunikasi melalui nomor layanan darurat juga harus aktif agar laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti dengan cepat.
“Pengawasan melalui infrastruktur yang dimiliki seperti CCTV untuk memastikan CCTV ini bisa berjalan dengan baik.
“Pola lalu lintas komunikasi di nomor-nomor telepon darurat juga harus teraktivasi dengan baik,” terang Munafri.
Layanan darurat 112, kata Munafri, akan dimaksimalkan untuk mempercepat respons pemerintah ketika terjadi keadaan yang membutuhkan penanganan.
Selain teknologi, Munafri meminta camat dan lurah memperhatikan kondisi penerangan jalan. Ia mewanti-wanti potensi begal dan kejahatan jalanan, terutama di kawasan yang minim penerangan.
Camat dan lurah diminta berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum untuk memastikan penerangan jalan di wilayah masing-masing memadai.
Munafri juga meminta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat dioptimalkan untuk meredam potensi konflik sebelum berkembang.
“Optimalisasi forum kewaspadaan dini masyarakat, untuk meredam potensi gesekan sebelum meluas,” kata Munafri.
Pengamanan, kata Munafri, tidak hanya menjadi tugas aparat. RT/RW, tokoh masyarakat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas diminta terlibat dalam memberikan edukasi kepada warga.
Ia juga meminta Siskamling diaktifkan kembali di lorong-lorong sebagai bagian dari sistem deteksi dini.
“Pemberdayaan RT/RW ini sangat penting sebagai sektor sentral yang ada di wilayah paling kecil,” tutur Munafri.
“Saya harap ini punya peran yang kuat, peran yang baik untuk memastikan Siskamling secara intens di lorong-lorong untuk menciptakan deteksi dini serta keharmonisan sosial yang ada di wilayah,” sambung Munafri.
Munafri menegaskan perayaan kemerdekaan harus menjadi ruang hiburan yang aman dan tetap memperhatikan norma, edukasi serta perlindungan anak.
Ia meminta seluruh unsur pemerintah dan masyarakat menjaga kegiatan agar tidak berubah menjadi sumber konflik.
“Ini kegiatan dalam rangka memperingati ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, bukan ajang untuk mencari jagoan-jagoan yang ada di daerah masing-masing,” tegas Munafri.
Munafri berharap perayaan HUT ke-81 RI di Makassar benar-benar menjadi pesta rakyat yang berlangsung aman, tertib dan menggembirakan.
“Ini menjadi tanggung jawab wajib untuk kita semua untuk bisa menjaga, sehingga kegiatan dalam rangka menyambut hari kemerdekaan ini benar-benar menjadi pesta yang dilakukan oleh masyarakat, dari masyarakat untuk masyarakat secara riang dan gembira,” pungkas Munafri. (*)
Comment