LENSA, MAKASSAR – Dukungan terhadap Haji Badris Salam untuk memimpin Dewan Pimpinan Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029 terus mengalir. Kali ini, dukungan datang dari Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Andi Yuslim Patawari (AYP).
AYP menilai Haji Badris merupakan sosok yang memiliki rekam jejak panjang di dunia properti sekaligus aktif berkontribusi dalam organisasi REI. Menurutnya, pengalaman, loyalitas, dan dedikasi yang dimiliki menjadi modal kuat untuk memimpin DPD REI Sulsel.
“Haji Badris tidak hanya sukses sebagai pengembang properti, tetapi juga konsisten memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan REI Sulawesi Selatan. Rekam jejak pengabdian, loyalitas, dan prestasinya menunjukkan kapasitas sebagai seorang pemimpin organisasi,” ujar AYP.
Ia menambahkan, selama aktif di REI, Haji Badris dikenal selalu hadir dalam berbagai agenda strategis organisasi serta berperan aktif mendorong pengembangan sektor properti, khususnya penyediaan perumahan bagi masyarakat.
Selain kiprahnya di organisasi, Haji Badris juga dikenal sebagai pengusaha properti asal Kabupaten Sinjai yang membangun sejumlah kawasan perumahan rakyat melalui PT Mandiri Pratama Putra dan PT Bumi Pundi Karsa. Proyek-proyek perumahan yang dikembangkannya identik dengan penggunaan nama depan “Bumi” dan tersebar di berbagai wilayah Sulawesi Selatan.
Dalam mendukung program percepatan pembangunan perumahan nasional, perusahaan yang dipimpinnya juga menargetkan pembangunan sekitar 3.000 unit rumah subsidi di Sulawesi pada 2026.
Atas kontribusinya di sektor perumahan, Haji Badris sebelumnya menerima penghargaan dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman pada 2025 sebagai pengembang dengan capaian Program 3 Juta Rumah terbanyak ketiga secara nasional melalui PT Mandiri Pratama Putra.
Menanggapi dukungan tersebut, Haji Badris Salam menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota REI yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Ia mengajak seluruh peserta Musyawarah Daerah (Musda) mengedepankan semangat persaudaraan dan menjaga persatuan organisasi.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Saya mengajak seluruh sahabat REI untuk tetap santun dalam menyampaikan aspirasi, merangkul semua pihak tanpa membeda-bedakan, serta menjaga persatuan organisasi,” kata Badris.
Menurutnya, Musda bukan sekadar ajang memilih ketua, tetapi momentum memperkuat soliditas organisasi agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap kemajuan industri properti di Sulawesi Selatan.
“Musda ini bukan tentang siapa yang menang atau kalah, tetapi bagaimana REI Sulsel semakin solid dan mampu tumbuh bersama demi kemajuan organisasi dan industri properti di Sulawesi Selatan,” pungkasnya. (*)
Comment