DKP Makassar Edukasi Pelajar Lewat Gerakan Stop Boros Pangan di 10 Sekolah

LENSA, MAKASSAR – Dalam rangka meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya mengurangi pemborosan pangan, Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar melaksanakan penyerahan media promosi dan sosialisasi Stop Boros Pangan berupa stand banner kepada sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Makassar. SMP Negeri 37, SDN Beroaging, SDI Barayya 1, SDN Sudirman 1, SMP Negeri 8, SMP Negeri 4, SDN Sudirman 2, SMP Negeri 20, SMPIT Darul Fikri, SD Unggulan Toddopuli.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar untuk mengedukasi peserta didik, tenaga pendidik, serta seluruh warga sekolah mengenai pentingnya menerapkan pola konsumsi pangan yang bijak sejak usia dini. Melalui pemasangan stand banner di lingkungan sekolah, diharapkan pesan-pesan edukatif mengenai gerakan Stop Boros Pangan dapat dibaca dan dipahami oleh seluruh warga sekolah sehingga mampu mendorong perubahan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Media promosi yang diserahkan memuat berbagai informasi dan ajakan untuk mengambil makanan secukupnya, menghabiskan makanan yang telah diambil, memanfaatkan pangan secara optimal, serta mengurangi sisa makanan yang berpotensi menjadi limbah. Edukasi ini sejalan dengan upaya mewujudkan budaya konsumsi pangan yang bertanggung jawab sekaligus mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar berharap sekolah dapat menjadi salah satu agen perubahan dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap pangan dan lingkungan kepada para peserta didik. Dengan membiasakan perilaku tidak boros pangan di lingkungan sekolah, diharapkan kebiasaan positif tersebut dapat diterapkan pula di rumah dan di tengah masyarakat.

Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar berkomitmen untuk terus memperluas kegiatan edukasi dan sosialisasi Stop Boros Pangan melalui berbagai media dan kolaborasi dengan satuan pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang peduli terhadap ketahanan pangan, pengurangan sampah makanan, serta terciptanya pola konsumsi yang sehat, bijak, dan berkelanjutan. (*)

Comment