LENSA, MAKASSAR – Gelaran Otomotif terbesar di Indonesia GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Makassar baru saja usai pada Minggu (1/111/2026).
Selama lima hari terselenggara, belasan brand otomotif ikut berpartisipasi. Brand otomotif berlomba menampilkan jagoannya dalam kegiatan yang digelar di Summarecon Convention Center Makassar ini.
Meski belum merampungkan secara pasti jumlah kunjungan dan penjualan, event tersebut sukses mendorong trend kendaraan Hybrid dan listrik.
Dalam kegiatan ini, terlihat perbedaan antara perusakan otomotif asal Jepang dan perusahaan otomotif asal Cina. Perusahaan Jepang seperti Toyota dan Suzuki memilih memamerkan kendaraan Hybrid. Unit seperti All New Veloz dan Innova Zenix Hybrid di boyong Toyota lengkap dengan kecanggihan T-Intouch with Toyota Remote. Toyota juga melaunching Land Cruiser 300 Hybrid EV sebagai kendaraan unggulan.
General Manager Marketing Toyota Suliadin mengunkapkan, Toyota T-Intouch with Toyota Remote ini merupakan sebuah kecanggihan yang dapat dimiliki customer dengan membeli unit Toyota.
“T-Intouch with Toyota Remote ini dapat mengakses dan melakukan kontrol berbagai fungsi kendaraan melalui smartphone masing-masing. Sehingga, pengalaman memiliki Toyota terasa semakin seamless, nyaman atau convenient,safe, dan secure. Ini adalah cara Toyota menghubungkan customer, kendaraan,dan keseluruhan ekosistem dari Toyota,” jelasnya.
Suzuki sendiri kembali menghadirkan tiga unit jagoannya Suzuki Fronx, XL7, dan All New Ertiga. GM Megahputra Sejahtera, Y Robert mengatakan tiga produk hybrid ini sengaja dihadirkan di GIIAS mengingat tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan Hybrid
“Minat masyarakat terhadap kendaraan hybrid mencapai 59 persen. Selama 2 tahun ini kita sudah membuktikan ya bahwa memang teknologi hybridnya Suzuki itu memang diterima oleh masyarakat Sulawesi, khususnya Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.,”ujarnya
Berbeda dengan Suzuki dan Toyota, Honda menjagokan Honda Super-ONE. Produk mobil listrik berbasis platform kei car yang menggabungkan desain kompak, karakter sporty, dan teknologi elektrifikasi. Kehadirannya menjadi bagian dari tema Honda, “Culture. Evolved”,
Direktur Main Dealer Honda Outside Java, Andy Antonius mengungkapkan, Honda Super-ONE menjadi salah satu produk yang ditampilkan dengan mengedepankan pengalaman berkendara yang responsif dan menyenangkan.
“Mobil ini dirancang untuk mendukung mobilitas perkotaan melalui dimensi ringkas, performa efisien, dan teknologi elektrifikasi. Super-ONE memiliki panjang 3.589 mm, lebar 1.573 mm, dan tinggi 1.616 mm. Mobil ini menggunakan jarak sumbu roda (wheelbase) 2.520 mm, ground clearance 140 mm, serta bobot sekitar 1.090 kg,” ungkapnya.
Sementara perusahaan otomotif Cina seperti Wuling dan BAIC memilih menggempur GIIAS Makassar dengan kendaraan listrik.
Beberapa produk andalan seperti Wuling Darion, SUV Wuling Action, dan mobil listrik perkotaan atau city car EV Wuling Aira EV dihadirkan pada kegiatan ini.
Regional Sales Manager Wuling, Rheza Adidharma, mengatakan kehadiran ketiga produk tersebut merupakan bagian dari inovasi perusahaan untuk menjawab beragam kebutuhan mobilitas masyarakat.
“Selama sembilan tahun, Wuling terus dipercaya konsumen melalui produk dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kepercayaan ini mendorong Wuling menghadirkan beragam pilihan kendaraan, mulai dari MPV, SUV, hingga city car EV di GIIAS Makassar,”ungkapnya.
BAIC di Indonesia sendiri menghadirkan empat model unggulannya.Keempat model tersebut adalah BJ30 Hybrid, BJ40 Plus, X55 II, dan T1.
Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia, Dhani Yahya mengatakan berbagai produk yang dihadirkan di GIIAS untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Makassar. “Kami menghadirkan pilihan mulai dari SUV hybrid yang efisien, SUV tangguh berkarakter off-road, SUV modern untuk penggunaan harian, hingga kendaraan listrik murni,” ujarnya.
BYD menjadi satu-satunya brand Cina yang juga menjagokan kendaraan Hybrid di GIIAS sekaligus memboyong penghargaan bergengsi GIIAS sebagai “Favorite Hybrid Car”
Lucky Ismail Hariyanto, Operation General Manager East dari Haka Auto mengungkapkan pendekatan elektrifikasi yang fleksibel menjadi semakin relevan bagi masyarakat di kawasan Indonesia Timur.
“Selain mempertimbangkan efisiensi penggunaan kendaraan sehari-hari, konsumen juga membutuhkan kepastian dan keleluasaan dalam melakukan perjalanan jarak menengah hingga jauh, terutama di wilayah yang infrastruktur pengisian daya kendaraan listriknya masih terus berkembang,” jelasnya
Dalam event ini pula, kendaraan asal Thailand, Vinvast juga tidak mau ketinggalan beragam unitnya dalam kegiatan ini. Beberapa produk yang ditampilkan mencakup lini VF 3, VF 6, VF 7, VF MPV 7, serta lini Green, seperti Nerio Green, Herio Green, dan Limo Green.
Chief Executive Officer VinFast Indonesia, Arunodoy Das, menjelaskan diajang ini, VinFast menawarkan lebih banyak pilihan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di Sulawesi Selatan, sekaligus berkontribusi pada transisi Indonesia menuju mobilitas yang lebih hijau. (*)
Comment