Walikota Munafri Dorong Muslimat NU Jadi Penggerak Gerakan Pilah Sampah di Makassar

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.

LENSA, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendorong Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ikut menggerakkan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Pemerintah kota Makassar akan mempertemukan kembali organisasi tersebut dengan Dewan Lingkungan Kota Makassar untuk menyusun program bersama. Ajakan itu disampaikan Munafri saat menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU Kota Makassar di Masjid HM. Asyik, Minggu (20/9/2026).

 “Saya akan mempertemukan kembali Muslimat NU ini dengan Dewan Lingkungan untuk membuat program, untuk memastikan sistem pengelolaan lingkungan, pengelolaan sampah yang ada di Kota Makassar ini berjalan dengan baik,” katanya.

Menurut Munafri, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan pemerintah seorang diri. Perubahan perilaku masyarakat, kata dia, harus dimulai dari keluarga dan lingkungan tempat tinggal.

Muslimat NU dinilai memiliki jaringan yang kuat di tengah masyarakat sehingga dapat berperan dalam mengedukasi warga sekaligus mendorong perubahan kebiasaan dalam mengelola sampah.

Munafri juga mendorong pendekatan berbasis nilai keagamaan atau eko-teologi dalam gerakan lingkungan. Menurut dia, organisasi keagamaan dapat membantu membangun kesadaran warga bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.

“Kita ini yang mayoritas ini harusnya mampu menggerakkan ini, mampu mengaktifkan anggota-anggota kita untuk membawa atau mengangkat lingkungan ini untuk memberikan lingkungan yang bersih,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama Pemerintah Kota Makassar, Dewan Lingkungan, dan Muslimat NU tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan pengelolaan sampah hingga tingkat masyarakat.

“Kalau kita tidak menyelesaikannya secara bersama-sama, tidak akan bisa selesai. Kalau bisa kita menyelesaikannya secara bersama-sama, pasti selesai itu persoalan,” pungkasnya. (*)

Comment