HUT 419 Kota Makassar, Lontara+ Cermin Pemerintahan Responsif dan Transparan

LENSA, MAKASSAR – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar tentu menjadi refleksi atas capaian dan kinerja yang dibuat sealama ini. Salah satunya yang mencuri perhatian masyarakat ialah
terkait inovasi pelayanan publik.

Aplikasi Lontara+ yang dinilai menjadi salah satu ujung tombak pemerintah dalam merespons berbagai keluhan dan keresahan masyarakat. Menangapi hal itu, Dosen Universitas Cokroaminoto Makassar Ibnu Munsir menilai aplikasi Lontara+ merupakan langkah positif dalam mendorong transformasi pelayanan publik berbasis digital.

“Dan itu yang dirasakan masyarakat saat ini. masyarakat memiliki ruang yang lebih mudah dan terbuka untuk menyampaikan aduan, aspirasi, maupun persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah,” kata Ibnu dalam keterangannya.

Ibnu menjelaskan aplikasi Lontara+ ini membuktikan bahwa keterbukaan publik itu dilakukan oleh Pemkot Makassar. Aplikasi ini juga dinilai mampu memperpendek jarak komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Jadi lebih mudah dengan sistem digitalisasi saat ini. Kita tau sendiri jaman sangat berkembangan dengan kemejuan teknologi yang ada saat itu, bisa saya bilang dunia dalam gengaman kan,” jelasnya.

Lebih lanjut, praktisi media ini menyebut persoalan yang sebelumnya harus disampaikan melalui prosedur birokrasi secara langsung, kini dapat dilaporkan melalui kanal digital sehingga lebih praktis dan mudah diakses.

“Meski memudahkan, tentu harus ada respon cepat atas aduan yang disampaikan oleh masyarakat. Jadi tindak lanjut atas laporan itu harus betul-betul dilaksanakan oleh OPD terkait,” tegasnya.

“Kecepatan respons, ketepatan penanganan, tindak lanjut, serta penyelesaian persoalan menjadi indikator penting agar masyarakat benar-benar merasakan,” tambahnya.

Olehnya itu, momentum HUT ke-419 Kota Makassar diharapkan menjadi dorongan bagi Pemerintah Kota Makassar untuk terus mengembangkan inovasi pelayanan publik. Dosen Komunikasi dan Jurnalistik ini menyebut Lontara+ diharapkan semakin optimal sebagai jembatan komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga.

“Ini jadi momentum sekaligus warning hari jadi Kota Makassar bukan hanya menjadi perayaan perjalanan sejarah kota, tetapi juga momentum memperkuat komitmen menghadirkan pemerintahan yang semakin dekat, terbuka,memberikan solusi berbagai persoalan masyarakat,” tutupnya. (*)

Comment