LENSA, WAJO – PT Wajo Energy Jaya (WEJ) bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD Wajo membahas rencana Kerja Sama Operasi (KSO) dengan PT Pertagas Niaga di Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2026).
Pertemuan berlangsung di kantor PT Pertagas Niaga, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.
KSO tersebut ditargetkan dapat dilaksanakan pada pertengahan Oktober 2026.
Namun, WEJ masih harus menyelesaikan sejumlah kelengkapan administrasi, termasuk proses perubahan bentuk badan hukum dari BUMD menjadi Perseroda.
Direktur Utama WEJ, Nurman Dai Basri, mengatakan perubahan bentuk badan hukum tersebut tidak akan memengaruhi peluang kerja sama dengan PT Pertagas Niaga.
“Tidak ada pengaruh, secepatnya akan kami lakukan KSO kalau bisa pertengahan bulan Oktober. Hanya saja administratif yang perlu dilengkapi terlebih dahulu,” kata Nurman .
Dalam pertemuan tersebut, Nurman hadir bersama sejumlah anggota Pansus DPRD Wajo, yakni Andi Muhammad Akbar, Harianto, Andi Mulyadi, Andi Tri Sakti Mustarin, dan Irfan.
Mereka membahas rencana perubahan bentuk WEJ dari BUMD menjadi Perseroda serta penyusunan kesepahaman mengenai sejumlah hal yang perlu diselesaikan sebelum KSO berjalan.
“Betul, kami sudah berkunjung ke PT Pertagas Niaga, dimana selanjutnya akan dilakukan KSO dengan WEJ itu sendiri,” ujar Nurman.
KSO antara WEJ dan PT Pertagas Niaga nantinya mencakup tiga kegiatan utama.
Yakni pemasangan meteran gas, pemeliharaan jaringan atau maintenance, serta penagihan.
Menurut Nurman, kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya membuka ruang bisnis bagi WEJ, tetapi juga memberikan kontribusi bagi masyarakat Wajo.
Salah satu target yang diharapkan yakni peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Wajo melalui sektor minyak dan gas.
“Jika KSO sudah dilakukan, maka besar harapan ada kontribusi kepada masyarakat khususnya dalam peningkatan PAD Kabupaten Wajo di bidang minyak dan gas,” tandasnya.
Nurman juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo yang dinilai telah memberikan dukungan kepada WEJ dalam membuka peluang kerja sama tersebut.
Dukungan itu diharapkan dapat memperkuat peran WEJ dalam mengembangkan kerja sama di sektor minyak dan gas sekaligus memberi manfaat bagi daerah. (*)
Comment