LENSA, MAKASSAR — Kepengurusan DPD KNPI Sulsel Periode 2026-2029 akan dilantik, pada Senin (9/3/2026) besok, di Hotel Claro, Makassar.
Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Ryano Panjaitan dijadwalkan akan hadir melantik Fadel Tauphan Ansar sebagai Ketua DPD I KNPI Sulsel beserta jajaran pengurusnya.
Koordinator Bidang I KNPI Sulsel, Hasrul Kaharuddin, mengatakan, setelah pelantikan, agenda awal organisasi adalah memperkuat konsolidasi internal, terutama di tingkat kabupaten dan kota.
“Kalau untuk sementara ini habis dari pelantikan, kan ada struktural dari kegiatan yang harus kita wajib melaksanakan. Yang pertama itu pelantikan, terus kedua itu menjalankan konsolidasi organisasi, menyelesaikan semua DPD tingkatan kabupaten-kota, itu kita laksanakan musda,” ujar Arul, sapaan akrabnya saat dikonfirmasi pada Minggu (8/3/2026).
Menurutnya, banyak kepengurusan KNPI di daerah yang masa jabatannya telah berakhir sehingga perlu segera dilakukan Musyawarah Daerah (Musda) untuk memastikan struktur organisasi kembali berjalan dengan legalitas yang jelas.
“Program pertama kita itu harus menyelesaikan semua kabupaten/kota supaya KNPI ini bisa menyatu dan mempunyai SK yang sah kembali,” jelas Wakil Ketua OKK DPD KNPI Sulsel itu.
Hasrul juga menanggapi dinamika organisasi kepemudaan yang belakangan kerap dinilai terpecah. Ia menilai kondisi tersebut sebaiknya dilihat dari sisi legalitas organisasi.
“Kalau kita mau melihat bahwa pemuda hari ini terpecah itu sebenarnya kasat mata. Tapi secara legalitas kita melihat apakah ini sesuai dengan struktur dari pusat atau tidak, apakah ada SK dari DPP,” katanya.
Ia menegaskan, kepengurusan yang memiliki SK resmi dari DPP menjadi acuan dalam melihat keabsahan organisasi. Beberapa wilayah bahkan mulai menunjukkan tanda-tanda penyatuan setelah sebelumnya mengalami dualisme kepengurusan.
Salah satu contoh yang disebutkan adalah Kabupaten Kepulauan Selayar. Menurut Hasrul, dua kelompok yang sebelumnya berbeda kini telah sepakat untuk bersatu dalam kepengurusan KNPI.
“Contohnya di Selayar, sebelumnya ada dua kubu, versi Surahman Batara dan versinya Kanita. Alhamdulillah sekarang mereka sudah sepakat menyatu untuk mengikuti musda di bawah kepemimpinan Fadel ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyatuan organisasi pemuda menjadi semangat utama KNPI Sulsel saat ini. Hal itu juga sejalan dengan tagline yang diusung oleh kepengurusan baru.
“Taglinenya itu jelas, KNPI satu, pemuda bersatu di Sulsel,” kata Hasrul.
Hal serupa disampaikan oleh pengurus KNPI Sulsel lainnya, Arwan Haspri. Ia mengatakan, pelantikan ini sebagai ajang penguatan terhadap kepengurusan KNPI Sulsel ke depan.
“Pelantikan besok tentu jadi ajang buat pengurus untuk kembali menyatukan visi dan misi pemuda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Pemuda Sulsel mesti diberdayakan dengan segala potensinya, dan KNPI Sulsel tentu sudah siap untuk menjadi wadah pengembangan pemuda,” jelasnya.
Pelantikan pengurus KNPI Sulsel tersebut dijadwalkan dihadiri oleh jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) KNPI, organisasi kepemudaan (OKP), serta berbagai organisasi kedaerahan. Selain pelantikan, kegiatan juga akan dirangkaikan dengan buka puasa bersama sebagai momentum mempererat silaturahmi antarorganisasi pemuda di Sulawesi Selatan. (*)
Comment