Musprov VIII Kadin Sulsel di Bira Bakal Dihadiri 500 Peserta dan Kepala Daerah

LENSA, MAKASSAR – Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) akan digelar di Hakuna Matata, Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, selama tiga hari, 12-14 Juni 2026. Seluruh persiapan untuk mensukseskan kegiatan ini tengah dimatangkan panitia.

Ketua Organizing Committee (OC) atau Ketua Pelaksana Musprov VIII Kadin Sulsel, Adnan Pratama mengungkapkan, sebagai bagian dari tahapan sosialisasi dan keterbukaan informasi publik, pihaknya menggelar konferensi pers bersama sejumlah awak media online, cetak, dan elektronik di Kota Makassar.

Adnan menegaskan bahwa seluruh rangkaian persiapan terus berjalan intensif guna memastikan pelaksanaan Musprov VIII Kadin Sulsel berlangsung sukses, tertib, dan melahirkan kepemimpinan baru yang mampu membawa wadah seluruh pelaku usaha di Sulsel ini semakin progresif.

“Hingga sekarang persiapan Musprov VIII Kadin Sulsel terus kita matangkan, kegiatannya nanti di luar Kota Makassar, di Bira, Bulukumba. Tanggalnya kemungkinan 12 hingga 14 Juni,” ujar Adnan di kantor Kadin Sulsel, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Selasa (26/5/2026).

Menurut Adnan, Musprov VIII Kadin Sulsel ini bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan organisasi semata, melainkan momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi dunia usaha, investasi, dan pembangunan ekonomi daerah di daerah berpenduduk kurang lebih 9,4 juta jiwa ini.

“Musprov ini menjadi momentum penting bagi Kadin Sulsel untuk melahirkan gagasan-gagasan baru serta memperkuat sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah. Kami ingin pelaksanaan Musprov berlangsung profesional, demokratis, dan menjadi ruang konsolidasi pengusaha Sulsel,” kata Adnan.

Untuk itu, kata dia, panitia pelaksana hingga saat ini terus melakukan koordinasi dengan seluruh pengurus kabupaten dan kota di Sulsel, termasuk menyiapkan teknis registrasi peserta, akomodasi, hingga kesiapan venue pelaksanaan di Kabupaten Bulukumba.

Adnan juga memastikan panitia membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi seluruh anggota Kadin yang memiliki hak organisasi sesuai aturan yang berlaku.

“Kami ingin Musprov VIII menjadi contoh pelaksanaan organisasi yang sehat, transparan, dan penuh semangat persaudaraan. Semua tahapan dilakukan secara terbuka sesuai AD/ART organisasi,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Steering Committee (SC) Musprov VIII Kadin Sulsel, Harmansyah, menegaskan bahwa seluruh anggota Kadin yang memenuhi syarat dipastikan diberikan kesempatan yang sama untuk maju sebagai calon Ketua Kadin Provinsi Sulsel.

Menurut Harmansyah, panitia steering committee berkomitmen menjaga independensi dan memastikan proses pencalonan berjalan demokratis tanpa keberpihakan.

“SC membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh anggota Kadin yang memenuhi syarat untuk ikut mendaftar sebagai calon Ketua Kadin Sulsel. Kami ingin proses ini berjalan terbuka, fair, dan sesuai mekanisme organisasi,” tegas Harmansyah.

Ia juga menjelaskan, salah satu syarat utama calon ketua adalah merupakan anggota biasa Kadin yang memiliki KTA-B aktif selama tiga tahun berturut-turut, yakni tahun 2024, 2025, dan 2026.

Selain itu, bakal calon juga diwajibkan mengantongi surat rekomendasi atau dukungan minimal dari enam Kadin kabupaten/kota definitif di Sulawesi Selatan.

“Ketentuan ini merupakan amanah organisasi yang harus dipenuhi seluruh bakal calon. Jadi tidak hanya soal dukungan, tetapi juga konsistensi dan rekam jejak keanggotaan di Kadin,” jelasnya.

Harmansyah menambahkan, formulir pendaftaran calon ketua akan mulai dibuka pada 28 Mei 2026 mendatang. Seluruh proses pengambilan hingga pengembalian formulir dapat dilakukan secara online melalui website resmi Musprov VIII Kadin Sulsel, yakin https://www.musprovviiikadinsulsel.com/.

“Panitia sudah menyiapkan sistem berbasis digital untuk memudahkan proses administrasi. Formulir pendaftaran dapat diunduh dan dikembalikan melalui website resmi Musprov VIII Kadin Sulsel,” ujarnya.

Musprov VIII Kadin Sulsel sendiri diproyeksikan menjadi salah satu agenda organisasi terbesar tahun ini dengan menghadirkan pengurus Kadin kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, pelaku usaha, serta sejumlah tokoh nasional dan daerah.

Pelaksanaan Musprov di Kabupaten Bulukumba juga diharapkan memberi dampak positif terhadap sektor ekonomi dan pariwisata daerah melalui meningkatnya aktivitas kunjungan selama kegiatan berlangsung.

Dalam kegiatan Musprov ini diperkirakan akan dihadiri oleh 500 orang, termasuk dari pengurus Kadin nasional, peserta Musprov juga para tamu undangan. Termasuk para kepala-kepala daerah di Sulsel yang ikut diundang.

“Standar minimal 500 orang, peserta penuh, peserta peninjauan, dengan tamu undangan. Termasuk semua kepala daerah (di Sulsel) kita undang semua,” pungkasnya. (*)

Comment