Bappilu Demokrat: Dukungan DPC ke Ni’matullah Mengalir Alami, Penentuan Tetap di DPP

Ni’matullah.

LENSA, MAKASSAR — Dinamika jelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan mulai menghangat. Dukungan dari sejumlah DPC kepada Ni’matullah Rahim untuk kembali memimpin disebut sebagai proses yang berlangsung secara alamiah di internal partai.

Ketua Bappilu DPD Demokrat Sulsel, Andi Januar Jaury, menilai menguatnya dukungan tersebut merupakan ekspresi politik kader di tingkat bawah yang wajar dalam sebuah organisasi.

“Dukungan tersebut merupakan ekspresi politik dari struktur di bawah, yang tentu memiliki pertimbangan terhadap kepemimpinan, komunikasi organisasi, serta capaian kerja selama ini,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Ia menegaskan, mekanisme Musda sebagai forum resmi partai tetap mengacu pada AD/ART serta aturan organisasi yang berlaku. Meski pelaksanaan berada di tingkat DPD, keputusan akhir tetap menjadi kewenangan Dewan Pengurus Pusat (DPP).

“Penyelenggaraan di tingkat provinsi memang dilaksanakan oleh DPD, tetapi arah, mekanisme, dan penetapan akhir berada di DPP,” jelasnya.

Andi Januar juga menanggapi isu adanya manuver internal untuk menggeser posisi Ni’matullah. Menurutnya, dorongan agar kontestasi berjalan fair justru mencerminkan kedewasaan politik kader Demokrat.

“Partai ini membuka ruang kompetisi, tetapi tetap dalam koridor etika, aturan organisasi, dan semangat kebersamaan,” tegasnya.

Ia menambahkan, setiap kader memiliki hak yang sama untuk maju sepanjang mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan. Sementara dukungan yang berkembang saat ini dinilai sebagai bagian dari proses internal yang normal.

“Keputusan akhir tetap melalui tahapan formal yang ditentukan DPP,” katanya.

Lebih jauh, Andi Januar berharap Musda mendatang mampu melahirkan kepemimpinan yang kuat, adaptif, dan mampu menjawab tantangan politik di Sulawesi Selatan. Ia mengakui, berdasarkan potret elektoral terakhir, posisi Demokrat masih berada di kisaran 5 persen, sehingga membutuhkan konsolidasi dan strategi yang lebih progresif.

“Siapapun yang terpilih nanti harus mampu membawa Demokrat Sulsel lebih kompetitif dan dipercaya publik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC Demokrat Sinjai, Heriwawan, mengaku belum ingin banyak berkomentar terkait wacana Musda karena jadwal resmi belum ditetapkan. Namun secara pribadi, ia menyatakan dukungannya kepada Ni’matullah.

“Kalau saya, tentu dukung Pak Ketua (Ni’matullah),” singkatnya.

Adapun Ni’matullah Rahim yang dikonfirmasi terkait dukungan tersebut belum memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan. (*)

Comment