LENSA, TAKALAR – Kejaksaan Negeri Takalar bersama Tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) tingkat Kabupaten Takalar menggelar kegiatan Rapat Koordinasi di Aula Kantor Camat Pattallassang, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini serta penguatan sinergi lintas sektor dalam menjaga kondusivitas kehidupan beragama di Kabupaten Takalar.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh unsur Tim PAKEM Kabupaten Takalar, Kementerian Agama Kabupaten Takalar, Kesbangpol, para lurah, imam kelurahan se-Kecamatan Pattallassang, serta unsur pemerintah kecamatan dan tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Takalar sekaligus Wakil Ketua Tim PAKEM Kabupaten Takalar, Andi Ikhsan, SH,.MH menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan informasi resmi maupun pemberitaan kredibel terkait kasus penistaan agama yang menonjol ataupun sedang dalam proses hukum di wilayah Kecamatan Pattallassang secara khusus maupun Kabupaten Takalar secara umum.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa situasi kerukunan umat beragama di Kabupaten Takalar masih terjaga dengan baik. Meski demikian, pihaknya tetap mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat komunikasi lintas sektor untuk mencegah munculnya potensi konflik sosial maupun penyebaran paham yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat.
“Tim PAKEM memiliki tugas melakukan deteksi dini, koordinasi, serta penanganan terhadap berbagai potensi gangguan yang berkaitan dengan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan dalam masyarakat. Karena itu, sinergi seluruh pihak sangat penting agar stabilitas daerah tetap terjaga,” ujar Andi Ikhsan.
Sementara itu, Camat Pattallassang menegaskan pentingnya menjaga suasana harmonis di tengah masyarakat yang majemuk.
Pemerintah Kecamatan Pattallassang, kata dia, akan terus memperkuat koordinasi bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh stakeholder guna menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
Kegiatan rapat koordinasi berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi forum silaturahmi antarinstansi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah preventif dalam memperkuat sistem deteksi dini terhadap berbagai isu sosial keagamaan di Kabupaten Takalar. (*)
Comment