Takalar Ukir Prestasi Pendidikan, Disdikbud Jadi Pelopor SK Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Sulsel

Dody Riyan Saputra.

LENSA, TAKALAR — Kabupaten Takalar kembali menorehkan capaian membanggakan di sektor pendidikan. Di bawah kepemimpinan Dody Riyan Saputra, S.IP., M.I.Kom., Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Takalar sukses mencatat sejarah sebagai instansi pendidikan pertama di Sulawesi Selatan yang resmi mengantongi Surat Keputusan (SK) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN).

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa Takalar tidak hanya bergerak cepat dalam membenahi tata kelola pendidikan, tetapi juga serius membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi peserta didik.

Pengakuan tersebut disampaikan langsung oleh pendamping Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP), Dr. Endang Asrianti. Ia menegaskan bahwa Kabupaten Takalar menjadi daerah pertama di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se-Sulawesi Selatan yang berhasil menetapkan SK BSAN secara resmi.

Menurut Dr. Endang, langkah ini menjadi tonggak penting dalam menciptakan budaya sekolah yang sehat, kondusif, dan berpihak pada kenyamanan siswa maupun tenaga pendidik.

“Ini bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung proses belajar yang lebih berkualitas,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar, Dody Riyan Saputra, menyebut terbitnya SK BSAN sebagai bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Takalar dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya melalui pembentukan ekosistem sekolah yang aman dan menyenangkan.

Menurut Dody, komitmen tersebut sejalan dengan perhatian besar Bupati Takalar, Daeng Manye, yang terus mendorong peningkatan mutu pendidikan dengan menempatkan keamanan dan kenyamanan sekolah sebagai fondasi utama proses belajar.

“Keberhasilan ini tidak lahir begitu saja. Capaian ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Disdikbud, lembaga pendamping pendidikan, dan dukungan lintas sektor yang terus terbangun secara aktif dan berkelanjutan,” kata Dody.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut menjadi kekuatan utama Takalar dalam menghadirkan inovasi pendidikan yang progresif dan berdampak langsung bagi sekolah.

Semangat perubahan itu, lanjut Dody, juga sejalan dengan tagline daerah Takalar Cepat: Cepat Berpikir, Cepat Bertindak, Cepat Hasilnya. Prinsip itu tercermin dari respons cepat Pemerintah Kabupaten Takalar dalam menangkap dan menjalankan program-program strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan.

Sehingga dengan capaian ini, Takalar kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang progresif dalam mendorong transformasi pendidikan di Sulawesi Selatan. Kehadiran SK Budaya Sekolah Aman dan Nyaman diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih humanis, inklusif, dan berkualitas di masa depan. (*)

Comment