IAS vs Andi Ina Menguat Jelang Musda Golkar Sulsel, Dukungan ke Appi Tetap Solid

LENSA, MAKASSAR — Dinamika jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan kian mengerucut. Dua nama disebut menguat sebagai kandidat Ketua DPD I Golkar Sulsel, yakni Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Andi Ina Kartika Sari.

Hal itu diungkapkan Plt Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel, Arief Rosyid, yang menyebut hanya dua figur tersebut yang telah bertemu langsung dengan Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia.

“Sampai hari ini kandidat calon ketua Golkar Sulsel sudah mengerucut tinggal dua nama. Itu Pak Aco (IAS) dan Andi Ina,” ujar Arief, Kamis (30/4/2026).

Menurutnya, kedua figur tersebut bahkan diantar langsung oleh Plt Ketua Golkar Sulsel, Muhidin M Said, untuk bertemu dengan Bahlil di Jakarta.

Pernyataan ini sekaligus memunculkan spekulasi tersingkirnya nama lain, termasuk Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang sebelumnya mengklaim telah mengantongi dukungan mayoritas DPD II.

Appi—sapaan Munafri—bahkan menyebut telah mendapat dukungan dari 21 DPD II Golkar kabupaten/kota.

“Sejauh ini, hanya dua nama itu yang pernah dipanggil Pak Ketum,” tegas Arief.

Dukungan ke Appi Tak Goyah

Meski demikian, kubu pendukung Munafri menilai pernyataan tersebut sebatas spekulasi politik. Ketua DPD II Golkar Tana Toraja, Victor Datuan Batara, menegaskan bahwa arah dukungan masih tetap solid.

“Saya kira Bahlil yang bilang. Kalau bukan beliau, itu belum tentu benar,” tegas Victor.

Ia menekankan bahwa hingga kini dukungan terhadap Munafri tetap berada di angka 21 DPD II, bahkan berpotensi bertambah.

“Kalau memang ada diskresi dari Ketum, kita tunggu. Tapi hari ini, dukungan tetap di Appi,” ujarnya.

Senada, Ketua DPD II Golkar Pangkep, Andi Ilham Zainuddin, juga menilai pernyataan Arief bukan rujukan resmi dari DPP.

“Itu pendapat pribadi. Kita tetap menunggu arahan resmi dari Plt Ketua,” katanya.

Jadwal Musda Masih Menggantung

Di tengah dinamika tersebut, kepastian jadwal Musda Golkar Sulsel masih belum jelas. Muhidin M Said disebut masih fokus menyelesaikan agenda konsolidasi internal, khususnya di wilayah Zona II Sulsel.

Sementara itu, Koordinator Steering Committee (SC) Musda Golkar Sulsel, Armin Mustamin Toputiri, menegaskan bahwa secara formal belum ada bakal calon yang ditetapkan.

Comment