“Sampai hari ini belum ada bakal calon atau calon. Tahapan belum berjalan karena masih menunggu keputusan pleno pengurus,” jelas Armin.
Ia menambahkan, seluruh figur yang saat ini muncul masih sebatas wacana dan belum masuk dalam proses resmi pencalonan.
Semua Masih Bisa Berubah
Armin menegaskan, Golkar membuka ruang bagi siapa saja untuk maju sebagai calon ketua sepanjang memenuhi syarat organisasi yang diatur dalam juklak partai.
“Siapapun bisa mendaftar ketika tahapan dibuka. Tapi tentu ada syarat yang harus dipenuhi,” katanya.
Dengan belum adanya jadwal pasti dan tahapan resmi, peta persaingan menuju kursi Ketua Golkar Sulsel masih sangat dinamis. Faktor penentu tetap berada pada keputusan DPP, khususnya diskresi Ketua Umum.
Untuk saat ini, pertarungan antara IAS, Andi Ina, dan kekuatan dukungan terhadap Munafri dipastikan masih akan terus bergerak hingga pelaksanaan Musda benar-benar ditetapkan. (*)
Comment