LENSA, MAKASSAR – Di tengah berbagai tantangan krisis global yang melanda dunia, mulai dari ketidakstabilan ekonomi hingga konflik geopolitik, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Hamka B Kady mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Seruan itu ia kemukakan dalam kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika yang digelar di Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Senin (16/3/2026).
Dalam kegiatan penyebaran informasi wawasan kebangsaan ini, sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemuda menegaskan pentingnya menjaga solidaritas nasional agar Indonesia tetap tangguh menghadapi dampak krisis global.
Hamka menyampaikan bahwa kondisi global saat ini menuntut seluruh elemen bangsa untuk kembali berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa.
“Krisis global tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga dapat memicu perpecahan jika masyarakat tidak bijak dalam menyikapi situasi. Karena itu, nilai persatuan harus terus diperkuat,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah derasnya arus informasi yang kerap memicu polarisasi di masyarakat.
Kegiatan ini juga menyoroti peran generasi muda dalam menjaga harmoni sosial. Di era digital, pemuda diharapkan mampu menjadi agen pemersatu dengan menyebarkan informasi positif serta menangkal hoaks yang dapat memecah belah bangsa.
Diskusi yang berlangsung interaktif menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga toleransi, saling menghargai perbedaan, serta memperkuat semangat gotong royong.
Melalui kegiatan ini, Hamka B Kady berharap seluruh lapisan masyarakat semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan global, serta terus mengamalkan nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari demi menjaga keutuhan bangsa. (*)
Comment