LENSA, MAKASSAR – Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menggelar pelantikan pengurus secara besar-besaran di Hotel Claro Makassar, Jalan AP Pettarani, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Rabu (7/10/2026) besok.
Bukan hanya jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulsel yang akan dilantik, kegiatan ini ikut dirangkaikan dengan pelantikan seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN se-Sulsel serta pengurus Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Sulsel.
Pelantikan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.30 WITA di Ruang Pinisi, lantai 2 Hotel Claro Makassar. Adapun agenda tersebut akan menjadi salah satu momentum konsolidasi besar PAN Sulsel setelah seluruh kepengurusan di tingkat kabupaten hingga kecamatan dirampungkan.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dijadwalkan hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Selain Zulhas, Sekretaris Jenderal PAN Eko Patrio dan sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN akan turut hadir.
Kehadiran jajaran elite DPP PAN itu menjadi bagian penting dari rangkaian konsolidasi organisasi PAN di Sulsel. Sebab, pelantikan ini dinilai sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan kepengurusan baru DPW PAN Sulsel di bawah kepemimpinan kembali Ashabul Kahfi untuk periode 2026-2031.
Sekretaris DPW PAN Sulsel sekaligus Ketua Panitia Pelantikan, Chaidir Syam, mengatakan pelantikan kali ini memiliki skala yang cukup besar karena seluruh struktur PAN di Sulsel akan dikonsolidasikan dalam satu agenda.
“Dalam rangka pelantikan DPW PAN Sulawesi Selatan periode 2026-2031, dan juga pelantikan seluruh pengurus DPD PAN se-Sulawesi Selatan. Dan juga disertai pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah PUAN Sulawesi Selatan,” kata Chaidir dalam konferensi pers di salah satu cafe di Makassar, Selasa (6/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir pengurus DPW PAN Sulsel, Andi Muhammad Irfan AB, Syamsuddin Karlos, dan Irmawati Haeruddin selaku Ketua Ketua DPW PUAN Sulsel.
Chaidir mengungkapkan, untuk pertama kalinya seluruh kepengurusan DPD PAN di 24 kabupaten/kota di Sulsel akan disatukan dalam momentum pelantikan tersebut.
Dari jajaran DPW, seluruh pengurus akan dilantik. Sementara untuk DPD, prosesi pelantikan secara simbolis akan diwakili ketua, sekretaris, dan bendahara. Atau secara keseluruhan ada sekitar 150 pengurus yang akan berada di atas panggung mengikuti prosesi pelantikan besok.
“Jadi besok yang dilantik seluruh pengurus DPW mulai dari Ketua, saudara Bapak H. Ashabul Kahfi, kemudian seluruh pengurusnya, Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan seluruh pengurusnya,” ujarnya.
Selain pengurus yang dilantik, Bupati Maros itu menyebut seluruh ketua DPC PAN dari tingkat kecamatan se-Sulsel juga akan hadir untuk menyaksikan prosesi tersebut.
Adapun kehadiran Zulkifli Hasan disebut akan menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian pelantikan tersebut. Ketua Umum PAN itu dijadwalkan datang ke Makassar setelah menghadiri agenda partai di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Chaidir juga menjelaskan, Zulkifli Hasan dijadwalkan bertolak dari Kendari menuju Makassar pada pagi hari. Setibanya di Makassar, ia terlebih dahulu menjalankan agenda pemerintahan dalam kapasitasnya sebagai Menteri Koordinator (Menko).
Setelah agenda pemerintahan selesai, Zulkifli Hasan kemudian menjalankan agenda sebagai Ketua Umum PAN, termasuk menghadiri kegiatan pasar murah atau PANSAR yang digelar di area Hotel Claro.
“Setelah dari Makassar, dia akan menghadiri dulu kegiatan sebagai Menko. Jadi bukan sebagai partai, dia sebagai Menko dia ada kunjungan ke Biringkanaya, ke sekitar kantor Camat Biringkanaya. Ini kegiatan pemerintah sebagai Menko. Dan setelah itu baru kegiatan privat, kegiatan pribadi beliau sebagai Ketua PAN,” jelas Chaidir.
Kegiatan PANSAR tersebut, kata dia, menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Zulkifli Hasan ke Sulsel. Pasar murah itu akan digelar secara simbolis di halaman Hotel Claro.Dalam kegiatan tersebut, Zulkifli Hasan dijadwalkan menyerahkan bantuan sembako sekaligus melihat langsung pelaksanaan pasar murah yang sebelumnya juga dilakukan di sejumlah daerah.
“Di PAN sendiri kita akan membuat kegiatan Pansar Murah itu tepatnya tetap di area halaman Hotel Claro. Di situ Pak Ketua Umum akan membagikan sembako dan melihat kegiatan pasar murah yang dilakukan,” katanya.
Usai kegiatan PANSAR, Zulkifli Hasan akan langsung menuju lokasi pelantikan. Sementara pelantikan PUAN Sulsel, agenda tersebut akan dihadiri langsung Ketua PUAN, Farah Puteri Nahlia untuk melantik jajaran pengurus PUAN Sulsel.
Lebih lanjut, Chaidir menyampaikan pelantikan pengurus PAN Sulsel tidak hanya menjadi agenda pergantian dan pengesahan struktur organisasi, tetapi juga mempertemukan jajaran elite DPP, DPW, DPD, DPC, PUAN, serta sejumlah tokoh PAN dalam satu forum.
Disebutkan bahwa setelah seluruh kepengurusan dilantik, PAN Sulsel menargetkan konsolidasi organisasi tidak berhenti pada tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Chaidir mengatakan, jajaran DPW sebelumnya telah melakukan roadshow ke seluruh kabupaten di Sulsel untuk membentuk kepengurusan daerah sekaligus memperkuat struktur hingga tingkat kecamatan. Untuk itu, tahap berikutnya adalah memperluas struktur tersebut sampai ke tingkat desa melalui pembentukan ranting.
“Pasca ini kita akan kembali melakukan semangat sampai kecamatan ini akan membentuk ranting, jadi di tingkat desa,” ungkapnya.
Menurut Chaidir, penguatan struktur hingga tingkat paling bawah menjadi bagian dari strategi organisasi PAN Sulsel untuk menghadapi agenda politik mendatang. Ia menyebut jaringan struktural tersebut diharapkan dapat menjadi kekuatan organisasi PAN di Sulsel.
Sebab target yang dicanangkan pun cukup jelas. PAN Sulsel ingin kembali masuk dalam jajaran tiga besar partai politik di wilayah ini. Target tersebut akan menjadi salah satu pekerjaan rumah kepengurusan baru PAN Sulsel di bawah Ashabul Kahfi.
“Inilah menjadi jaringan kekuatan struktural di Partai Amanat Nasional yang kita harapkan mudah-mudahan Partai Amanat Nasional di Provinsi Sulawesi Selatan ini ke depan ini bisa kembali rebound dan masuk menjadi tiga besar di Provinsi Sulawesi Selatan,” tegas Chaidir.
Pelantikan kepengurusan baru ini juga akan dibarengi dengan komposisi yang diklaim lebih banyak diisi wajah baru. Chaidir menyebut sekitar 60 persen jajaran pengurus baru akan mendampingi Ashabul Kahfi dalam menjalankan roda organisasi PAN Sulsel periode 2026-2031.
Menurut dia, komposisi tersebut diharapkan membawa semangat baru setelah PAN Sulsel melakukan evaluasi terhadap perjalanan politik partai dalam beberapa periode terakhir.
“Spirit baru dibawalah. Semangat baru yang dibawa dan evaluasi mungkin Dewan Pimpinan Pusat yang menghantar kembali Bapak Ashabul Kahfi itu adalah hasil evaluasi,” harapnya.
Ia menegaskan, jajaran kader PAN Sulsel telah menyatakan komitmen untuk mendampingi Ashabul Kahfi dalam upaya memperkuat kembali partai di Sulsel.
“Kami semua sebagai kader-kader Partai Amanat Nasional ini sudah tekad bulat untuk mendampingi beliau untuk membawa semangat baru untuk rebound Partai Amanat Nasional Sulawesi Selatan,” katanya.
Dengan komposisi sekitar 60 persen pengurus baru, PAN Sulsel berharap terjadi penyegaran dalam tubuh organisasi sekaligus mendorong kerja-kerja politik dan konsolidasi yang lebih intensif. Termasuk target tiga besar sebagai sasaran PAN Sulsel kedepannya.
“Kalau tiga besar target PAN di Indonesia tiga besar, kita berharap juga di Sulsel kita masuk tiga besar juga,” ujar Chaidir. (*)
Comment