LENSA, MAKASSAR — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta rumah sakit di Kota Makassar khususnya RSUD Daya Makassar meningkatkan kesiapan menghadapi potensi udara panas yang masih berlangsung di tengah kondisi El Nino dan musim kemarau.
Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil mengatakan informasi cuaca perlu menjadi bagian dari langkah antisipasi rumah sakit menghadapi kondisi yang berpotensi berdampak terhadap kesehatan masyarakat.
“Dalam kesempatan ini kami memberikan informasi kepada pihak rumah sakit bagaimana kita masih menghadapi potensi udara panas karena ada kondisi el nino dan juga sudah memasuki musim kemarau,” ujar Adil, sapaan akrabnya, saat ditemui usai melakukan audiensi dengan Direktur Utama RSUD Daya Makassar, dr. A. Any Muliany M, pada Selasa (6/10/2026).
Adil mengatakan rumah sakit perlu menyesuaikan kesiapan obat-obatan dan logistik berdasarkan kondisi cuaca yang diperkirakan terjadi. Petugas juga perlu disiapkan untuk menghadapi kemungkinan meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan.
“Jadi nanti logistik obat-obat apa saja yang dibutuhkan pada saat posisi kondisi cuaca seperti ini, pihak rumah sakit sudah bisa mengantisipasi,” kata Adil.
Selain kesiapan pelayanan, BMKG menawarkan dukungan teknis kepada RSUD Daya melalui layanan kalibrasi alat kesehatan. Adil menyebut termometer sebagai salah satu alat yang dapat dikalibrasi di laboratorium kalibrasi milik BMKG.
Rencana kerja sama tersebut, kata adil, akan mulai disusun dalam satu hingga dua pekan ke depan. Pihaknya, lanjut Adil, akan memberikan informasi mengenai potensi cuaca, termasuk peringatan cuaca ekstrem serta prakiraan kemarau dan hujan, sehingga rumah sakit dapat menentukan langkah mitigasi.
“Tapi sebelum informasi itu ke BMKG, kita memiliki kewajiban untuk menampilkan informasi potensial seperti peringatan di cuaca ekstrim, kemudian perakiraan kemarau, perakiraan hujan supaya rumah sakit menunggu mitigasinya,” tutup Adil. (*)
Comment