Fadhlan Uwais Rihad, Hafiz 30 Juz Asal Pattallassang yang Menggetarkan Jamaah Iduladha di Takalar

Fadhlan Uwais Rihad.

LENSA, TAKALAR – Pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Lapangan Haji Mappalewa Daeng Sassa, Kelurahan Sabintang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, berlangsung penuh khidmat dan haru, Rabu (27/5/2026).

Ribuan jamaah tampak larut dalam suasana religius saat ayat suci Alquran menggema dipimpin imam muda asal Pattallassang.

Fadhlan Uwais Rihad, Remaja kelahiran Makassar, 18 Maret 2010 itu sukses mencuri perhatian masyarakat melalui bacaan Alqurannya yang tenang, fasih, dan penuh penghayatan. Tidak sedikit jamaah yang terlihat meneteskan air mata usai salat Iduladha berlangsung.

Fadhlan, yang akrab disapa Ais, merupakan santri kelas 10 di Pondok Pesantren Al Ikhlas Ujung Bone. Meski masih berusia muda, ia telah berhasil menghafal 30 juz Alquran.

Putra dari Muh. Hadiwidjaya dan Bansuhari Said tersebut dikenal sebagai remaja asal Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, yang aktif memperdalam ilmu agama dan mengembangkan kemampuan tilawahnya.

Suasana Lapangan Haji Mappalewa Daeng Sassa pagi itu terasa begitu syahdu ketika Fadhlan membacakan ayat-ayat suci Alquran dalam Salat Iduladha.

Jamaah terlihat khusyuk mengikuti setiap lantunan bacaan imam muda tersebut.
“Suasananya sangat menyentuh. Bacaan imamnya membuat hati tenang dan banyak jamaah terharu,” ujar salah seorang warga usai pelaksanaan salat.

Usai kegiatan, Fadhlan tampak tersipu malu saat ditemui awak media. Dengan pembawaan sederhana, ia mengungkapkan cita-citanya untuk melanjutkan pendidikan ke Mesir mengikuti jejak sang kakak, Ustaz Muhammad Yusuf Nurrohim.

“Saya ingin melanjutkan sekolah di Mesir supaya bisa lebih mendalami ilmu agama,” ujarnya singkat.

Kehadiran Fadhlan sebagai imam Salat Iduladha dinilai menjadi inspirasi bagi generasi muda di Takalar. Di tengah perkembangan zaman, sosok remaja penghafal Alquran yang tampil sederhana dan penuh ketawadhuan dianggap membawa harapan lahirnya generasi Qurani yang membanggakan daerah. (*)

Comment