Sejumlah Kebijakan di RS Padjonga Takalar Diduga Dikendalikan Segelintir Orang

RS Padjonga Takalar.

LENSA, TAKALAR – Sejumlah lebijakan di lingkup Rumah Sakit (RS) Haji Padjonga Daeng Ngalle, Kabupaten Takalar, Sulsel, diduga dikendalikan segelintir orang.

Informasi di internal Rumah Sakit Haji Padjonga Daeng Ngalle menyebutkan, bahwa segelintir orang itu masing-masing punya peranan mengatur kebijakan di lingkup rumah sakit, di antaranya bahan baku makanan kering, hingga makanan basah.

Selain bahan makanan basah dan makan kering yang dikendalikan, mereka juga mengendalikan pengadaan alat tulis dan pengadaan map pasien.

“Mereka ini boleh dikata satu grup, dan mereka bagi tugas di lingkup rumah sakit, ada yang menangani makanan basah dan kering, dan ada juga yang menangani pengadaan alat tulis dan map pasien,” kata sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (18/4/2026).

Sumber menambahkan selama kurung waktu satu tahun bahan baku makanan basah dan makan kering untuk sajian pasien tidak lagi ditakar atau ditimbang.

“Penyedia bahan baku untuk makanan basah dan makanan kering tidak lagi mereka timbang, semaunya saja membawa bahan baku makanan ke rumah sakit tanpa mereka timbang,” sambung sumber.

Sumber pun berharap pihak Rumah Sakit Padjonga Daeng Ngalle menggandeng aparat penegak hukum misalnya pihak Kejaksaan Negeri Takalar agar tidak ada kebocoran anggaran di lingkup rumah sakit pemerintah daerah Takalar tersebut.

“Fungsi daripada aparat penegak hukum itu agar dilibatkan mengawasi penggunaan anggaran yang begitu besar dikelola pihak rumah sakit, khususnya anggaran pengadaan bahan baku makanan basah dan makanan kering, hingga alat tulis dan map pasien,” jelas sumber.

Direktur Rumah Sakit Haji Padjonga Daeng Ngalle, dr Ruslan Ramli yang berusaha dihubungi berulang kali belum memberikan jawaban hingga berita ini diturunkan. (*)

Comment