LENSA, TAKALAR – Proyek pembangunan pagar Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasi di Dusun Bontosunggu, Desa Pa’rapunganta, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dilaporkan roboh pada Kamis (5/3/2026).
Informasi mengenai ambruknya pagar tersebut pertama kali disampaikan oleh warga setempat. Mereka menilai pekerjaan proyek tersebut terkesan tidak maksimal sehingga menimbulkan keraguan terhadap kekuatan struktur bangunan yang baru saja dikerjakan.
Salah seorang warga di sekitar lokasi menyebutkan bahwa pagar itu runtuh diduga karena pondasi yang kurang kuat.
“Pagar proyek Sekolah Rakyat itu roboh. Kami menduga pondasinya tidak cukup kuat sehingga konstruksinya gagal,” ujar warga tersebut, Jumat (6/3/2026).
Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang tokoh masyarakat setempat. Ia menilai kualitas material yang digunakan serta pengawasan terhadap pekerjaan proyek perlu mendapat perhatian serius.
Menurutnya, insiden tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait keamanan bangunan lain yang masih dalam tahap pembangunan.
“Kalau pagarnya saja sudah roboh, tentu masyarakat khawatir dengan bangunan utama nantinya. Pengawasan harus diperketat dan pihak kontraktor harus bertanggung jawab,” katanya.
Ia menambahkan, kejadian tersebut seharusnya menjadi peringatan bagi semua pihak yang terlibat dalam proyek agar memastikan setiap pekerjaan dilakukan sesuai standar konstruksi.
“Untungnya yang roboh baru pagar. Bagaimana kalau nanti bangunan utama sudah berdiri lalu terjadi hal serupa? Tentu akan sangat berbahaya,” ujarnya.
Diketahui, proyek Sekolah Rakyat merupakan program strategis dari Kementerian Sosial RI pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Program ini digagas untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, dengan nilai anggaran mencapai ratusan miliar rupiah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Sehingga warga berharap proyek tersebut tetap berjalan sesuai rencana dengan kualitas pembangunan yang baik. Mereka juga menegaskan akan terus mengawasi proses pengerjaan agar fasilitas pendidikan yang dibangun benar-benar aman dan bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang. (*)
Comment