LENSA, TAKALAR – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, melakukan audiensi dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Gedung Sapta Pesona, Jalan Medan Merdeka Barat No. 17, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).
Kedatangan Bupati Takalar disambut langsung oleh Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Kementerian Pariwisata RI beserta jajaran. Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam rangka pengembangan sektor pariwisata, khususnya desa wisata di Kabupaten Takalar.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Takalar memaparkan berbagai potensi pariwisata unggulan yang dimiliki daerahnya, mulai dari wisata berbasis alam pesisir dan bahari, budaya dan sejarah, hingga potensi ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat desa.
Daeng Manye menuturkan bahwa Kabupaten Takalar memiliki karakteristik destinasi yang unik dan beragam, sehingga sangat potensial untuk dikembangkan sebagai desa wisata berkelanjutan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kabupaten Takalar memiliki kekayaan alam dan budaya yang besar. Melalui pengembangan desa wisata, kami berharap potensi tersebut dapat dikelola secara optimal dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” ujar Daeng Manye.
Audiensi ini mendapat respon positif dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Pihak kementerian menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan dan pendampingan kepada Pemerintah Kabupaten Takalar dalam pengembangan destinasi wisata, termasuk melalui program penguatan kapasitas, promosi, dan pengembangan desa wisata.
Dengan adanya dukungan dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis pengembangan sektor pariwisata, khususnya desa wisata, dapat menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah ke depan. (*)
Comment