LENSA, TAKALAR – Kisah pilu datang dari warga Lingkungan Masago, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dimana seorang perempuan bernama Irma Daeng Karaeng (49) menjalani hidup dalam kondisi serba keterbatasan.
Dengan kondisi yang memprihatinkan, Irma Daeng Karaeng hidup seorang diri. Ia tak pernah menikah dan tinggal bersama ibunya. Namun, sejak ibunya meninggal dunia 10 tahun lalu, Irma Daeng Karaeng tinggal sendiri di rumah yang jauh dari kata layak.
Bahkan untuk menggantungkan hidupnya saat ini, Irma Daeng Karaeng hanya berharap belas kasih dari warga sekitar untuk menyambung kehidupan sehari-harinya.
Meski hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan, Irma Daeng Karaeng pun mengaku tak pernah mendapatkan bantuan sembako dari pemerintah setempat maupun dari pemerintah
Kabupaten Takalar.
“Saya belum pernah mendapat bantuan sembako dari pemerintah,” kata Irma Daeng Karaeng dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di kediamannya, Selasa (23/6/2026).
Selain itu, Irma Daeng Karaeng mengungkapkan bahwa rumahnya saat ini telah hancur termakan usia, sementara rangka bangunan harus ditopang dengan bambu penyangga agar tidak rubuh.
Ia berharap Pemkab Takalar agar memberikan bantuan rumah yang layak,
mengingat ia tidak mampu membangun rumah sendiri dengan keterbatasan ekonomi.
“Untuk hidup saja sulit, apalagi untuk bangun rumah. Semoga saja Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendengar harapan saya,” pungkas Irma Daeng Karaeng. (*)
Comment