Jabatan Ketua DPW PAN Sulsel Dicabut, Pengamat Nilai Husniah Talenrang Kehilangan Kendali Politik

Direktur Profetik Institute, Muhammad Asratillah.

“Di sisi lain, saya melihat fakta bahwa Husniah baru beberapa bulan menjabat tetapi sudah diganti tentu akan memunculkan pertanyaan besar tentang efektivitas kepemimpinannya. Sebab ukuran keberhasilan ketua wilayah bukan hanya kemampuan administratif, tetapi kemampuan menjaga soliditas elite, membangun komunikasi politik, dan memastikan partai tetap stabil di tengah tekanan isu,” katanya.

Karena itu, kalau dalam waktu singkat sudah muncul kegaduhan yang cukup besar sampai DPP mengambil alih kendali, maka publik pasti membaca ada persoalan dalam proses konsolidasi politik di internal PAN Sulsel.

Menurutnya, yang paling menarik justru bukan soal jabatan barunya, tetapi pesan politik di balik pergantian itu. Dalam politik, jabatan pusat memang terlihat prestisius, tetapi kekuatan riil sering berada di daerah karena di situlah basis suara dan mesin politik bekerja. Jadi ketika tongkat komando daerah dicabut, publik akan sulit menghindari kesimpulan bahwa DPP sedang melakukan reposisi kekuasaan di PAN Sulsel. Itu sebabnya narasi promosi dan narasi evaluasi sekarang berjalan bersamaan di ruang publik. (*)

Comment