LENSA, MAROS — Sebanyak 88 mahasiswa Program Studi S-1 Kesehatan Masyarakat Universitas Tamalatea Makassar (UTAMA) resmi memulai Pengalaman Belajar Lapangan I (PBL I) di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat sekaligus penguatan kompetensi praktik mahasiswa.
Program PBL I dijadwalkan berlangsung selama dua pekan dan akan berlanjut pada tahap PBL II dan PBL III sebagai rangkaian pembelajaran lapangan terpadu.
Sebelum diterjunkan ke lokasi, para mahasiswa terlebih dahulu dilepas secara resmi oleh Rektor UTAMA di kampus utama. Pelepasan tersebut menjadi simbol dimulainya pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat.
Di lokasi berbeda, rombongan mahasiswa diterima langsung oleh Camat Bantimurung. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan seperti ini karena menjadi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Maros. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh pengalaman belajar secara langsung di lapangan. Kami berharap kerja sama antara UTAMA dan Pemerintah Kabupaten Maros terus berlanjut dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.
Wakil Rektor I UTAMA, Hasmah, SKM., M.Kes., menjelaskan bahwa prosesi penerimaan mahasiswa di Kantor Kecamatan Bantimurung turut dihadiri langsung oleh Rektor, jajaran Wakil Rektor, Ketua Program Studi, serta Ketua Panitia PBL I sebagai bentuk keseriusan kampus dalam mendampingi kegiatan lapangan.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana UTAMA, Dr. H. Muh. Ilyas Nur, SKM., M.Adm.Kes., mengungkapkan bahwa puluhan mahasiswa tersebut akan ditempatkan di delapan wilayah, terdiri atas dua kelurahan dan enam desa di Kecamatan Bantimurung.
“Mahasiswa dijemput langsung oleh kepala kelurahan dan kepala desa masing-masing wilayah penempatan. Alhamdulillah, dukungan pemerintah setempat sangat luar biasa. Insya Allah sinergitas ini akan terus terjaga dan berkelanjutan,” tuturnya.
Sebelumnya, pembekalan teknis telah dilaksanakan pada Sabtu (31/1/2026) di Aula Lantai 3 Universitas Tamalatea Makassar. Dalam pembekalan tersebut, mahasiswa dibekali materi terkait metode pelaksanaan PBL I, termasuk identifikasi dan penentuan prioritas masalah kesehatan masyarakat di wilayah sasaran.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu secara nyata, sekaligus menghadirkan solusi kesehatan berbasis kebutuhan masyarakat. (*)
Comment