LENSA, WAJO – Balai Besar Standarisasi Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam dan Maritim (BBSIHPMLM) Kementerian Perindustrian bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Wajo menggelar pelatihan pengoperasian peralatan pengolahan kakao bagi Kelompok Wirausaha Tobatang Lestari Cocoa di Desa Tobatang, Kecamatan Pammana.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi peningkatan kapasitas produksi, mutu produksi, efisiensi proses pengolahan serta penguatan daya saing UMKM berbasis kakao di Kabupaten Wajo.
Pelatihan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi, Konsultansi dan Pendampingan Teknis BBSIHPMLM, Asma Assa beserta tim.
Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan UMKM Disperindagkop UKM Kabupaten Wajo, Budhi Kesumawaty Tachjar, mengatakan pelatihan ini dilaksanakan untuk memberikan peluang usaha kepada kelompok wirausaha yang telah dibentuk di Desa Tobatang, Kecamatan Pammana.
Menurutnya, Desa Tobatang merupakan salah satu desa sentra komoditi kakao yang telah memiliki sarana dan prasarana pengolahan kakao cukup lengkap dan dikelola oleh Poktan Lestari.
“Pelatihan ini menjadi salah satu upaya mendukung program hilirisasi kakao sekaligus meningkatkan kemampuan kelompok usaha dalam mengoperasikan peralatan pengolahan kakao,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Ia menambahkan, kolaborasi antara BBSIHPMLM dan Disperindagkop UKM diharapkan mampu menjadi pelopor pengembangan industri hasil perkebunan di Kabupaten Wajo, khususnya komoditas kakao.
“Diharapkan ke depan akan muncul brand produk lokal hasil kakao dari Kabupaten Wajo yang mampu bersaing di pasaran,” tambahnya.
Pelatihan berlangsung selama dua hari, dengan materi berupa teori dan praktik pengoperasian alat pengolahan serta pembuatan bubuk kakao. (*)
Comment