LENSA, TAKALAR – Ketua Komite Aktivis Mahasiswa Independen Sulsel (Kamis), Abdul Salam menyoroti proyek pekerjaan lampu hias di sepanjang jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar.
Sorotan itu mengemuka karena hampir keselurahan lampu hias tersebut tidak menyala, padahal proyek yang biayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Takalar tahun anggaran 2025 telan anggaran Rp700 juta.
“Meski proyek pengadaan lampu hias ini baru seumur jagung, namun hampir keseluruhan tidak menyala, jelas ini proyek gagal,” kata Abdul Salam saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/2026).
Ia bahkan menantang aparat penegak hukum di Butta Panranuangku agar melakukan penyelidikan dan memanggil pihak pelaksana untuk dimintai keterangan penyebab banyaknya lampu hias di kota Takalar tak menyala.
“Proyek lampu hias ini letaknya tak jauh dari kantor Kejari dan Polres Takalar, bahkan boleh dikata berdekatan, jadi tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak melidik proyek lampu hias tersebut,” jelas Abdul Salam.
Aktivis anti korupsi Sulsel itu menyentil sejumlah pejabat Kejari Takalar yang baru agar tidak hanya kasus-kasus korupsi yang kecil-kecilan saja di lidik hingga ditingkatkan ke tahap sidik.
“Jangan hanya kasus korupsi kecil-kecilan saja yang di besar-besarkan. Ini persoalan keseriusan, apakah APH serius ingin mengusut ataukah hanya proyek yang ece-ece saja mau ditangangi?,” pungkas Abdul Salam. (*)
Comment