Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, dalam rangkaian kegiatan nasional di Kendari, Sulawesi Tenggara beberapa waktu lalu.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam upaya penurunan stunting. Namun capaian ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi agar angka stunting di Kabupaten Gowa terus menurun,” kata Wabup Gowa.
Sementara itu, Kepala UPT PPKB Kecamatan Bajeng, Hj Masnaeni, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh bantuan telah disalurkan kepada kelompok sasaran yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi oleh Tim Pendamping Keluarga bersama pemerintah desa dan kelurahan.
Ia menjelaskan, dari total 200 penerima manfaat, sebanyak 34 orang merupakan ibu hamil, 30 orang ibu menyusui, dan 136 orang Balita.
“Seluruh penerima bantuan telah ditetapkan berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi lapangan sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.
Masnaeni juga melaporkan perkembangan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bajeng. Hingga saat ini terdapat 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi, satu SPPG masih dalam tahap survei, serta 10 SPPG telah melayani kelompok prioritas 3B yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan Balita.
Menurutnya, pendistribusian MBG kepada kelompok sasaran dilakukan oleh kader PKK, kader KB dan tenaga kesehatan yang sekaligus memberikan edukasi terkait pemenuhan gizi seimbang dan pola asuh yang baik guna mendukung percepatan penurunan stunting.
“Prevalensi stunting di Kecamatan Bajeng saat ini berada pada angka 13 persen. Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Wakil Bupati Gowa atas perhatian, kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kecamatan Bajeng,” tutupnya.
Turut hadir bersama Wakil Bupati Gowa dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah, Kepala Dinas PPKB Kabupaten Gowa, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, unsur Forkopimda Kecamatan Bajeng, anggota DPRD Kabupaten Gowa, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Bajeng, kepala puskesmas, penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga serta tokoh masyarakat setempat. (*)
Comment