LENSA, MAKASSAR – Pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 nantinya, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan (Sulsel) ikut memasang target besar terkait perolehan suara, termasuk pada pemilihan legislatif.
Ketua DPW PKS Sulsel, Anwar Faruq, menegaskan bahwa partainya siap meningkatkan perolehan suara dan kursi di semua tingkatan, sekaligus mengincar posisi tiga besar di provinsi ini.
Dengan strategi khusus yang masih dirahasiakan, Anwar optimis PKS Sulsel bisa meraih itu dengan memperkuat posisi politiknya dalam lima tahun mendatang.
“Sudah ada target-targetnya. Insyaallah kita akan menargetkan perolehan suara kita, kursi kita di DPR RI, di provinsi, dan di kota/kabupaten lebih besar daripada yang sekarang ini,” kata Anwar Faruq usai menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Minggu (23/11/2025).
Ia juga menegaskan ambisinya untuk kembali merebut posisi pimpinan DPRD di tingkat provinsi. Pemilu 2019 lalu PKS meraih kursi pimpinan, namun Pemilu 2024, PKS kehilangan kursi tersebut.
“Tiga besar ya, insyaallah,” tegasnya.
Untuk target kursi DPR RI, Anwar Faruq belum memerinci angka pasti, tapi dia berupaya bagaimana PKS bisa meraih kursi di Dapil Sulsel 3 DPR RI. Namun ia menegaskan bahwa perolehan kursi harus meningkat signifikan dibandingkan pemilu sebelumnya.
“Lebih besar daripada yang sekarang ini. Nanti akan saya sampaikan, insyaallah,” katanya.
Terkait strategi kemenangan, Anwar Faruq menyebutkan bahwa partai telah menyiapkan langkah-langkah khusus namun enggan membeberkannya secara detail.
“Jelas ada strategi. Dan strategi itu enggak dicerita ya, rahasia dapur,” ujarnya.
Dalam konteks Pilkada dan kepemimpinan daerah, PKS Sulsel saat ini memiliki dua kader yang menjabat sebagai wakil kepala daerah yakni Andi Akmal Pasluddin di Bone dan Sahabuddin di Bantaeng.
Anwar Faruq menyatakan bahwa PKS akan mendorong peningkatan jumlah kepala daerah dari kader internal pada periode mendatang.
“Pertama kita akan tambah ya. Mudah-mudahan kepala daerah juga nambah. Yang kedua, karena ada isu pemekaran Sulawesi Timur (Bone), Nah. Ini Pak Andi Akmal, mudah-mudahan jadi Gubernur Sulawesi Timur nantinya,” jelasnya.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid, menegaskan bahwa Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PKS Sulawesi Selatan merupakan rangkaian yang tidak terpisahkan dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang telah lebih dulu digelar oleh DPP PKS bersama seluruh pengurus se-Indonesia.
“Kami di DPP sudah menyelenggarakan Rakernas dengan seluruh pengurus se-Indonesia dan waktu itu kita undang DPW Sulsel untuk hadir. Rakerwil ini adalah menurunkan amanat yang sudah ditetapkan di Rakernas,” ujar Kholid.
Ia menjelaskan bahwa PKS telah merumuskan program kerja nasional, namun setiap wilayah diminta untuk menurunkan kebijakan itu menjadi program yang sesuai dengan kebutuhan lokal masing-masing.
“Kita sudah membuat, menyusun program kerja. Tentu kita meminta kepada seluruh wilayah termasuk Sulawesi Selatan untuk menurunkan apa yang khas dengan lokalitas di wilayahnya masing-masing. Ada program turunan dari pusat, ada program yang khas sesuai kebutuhan masyarakat Sulawesi Selatan,” jelasnya.
Melalui Rakerwil, PKS ingin memastikan penguatan struktur dan konsolidasi internal dengan tema besar ‘Kuatkan Barisan, Tingkatkan Pelayanan, Raih Kemenangan.’ Kholid menyebutkan bahwa kerangka kerja nasional PKS mengusung konsep K2P2, yakni kader, kaderisasi, dan pelayanan publik.
“Dalam rangka kerja wilayah inilah kita ingin melakukan penguatan. Kita memiliki K2P2: kader, kaderisasi, dan pelayanan publik sebagai tema kerja kita ke depan,” tambahnya.
Terkait capaian PKS Sulsel, Kholid turut menyinggung hasil Pemilu sebelumnya di mana PKS pernah meraih kursi pimpinan DPR di Provinsi Sulawesi selatan. Namun pada Pemilu terakhir, jumlah tersebut menurun. Meski demikian, ia optimistis kepemimpinan baru di DPW Sulsel dapat kembali mendongkrak perolehan.
“Insyaallah kita optimis, ke depan PKS akan mengokohkan barisan dan menguatkan langkah ke depan. Kita memiliki target yang optimis, dan dengan kerangka kerja K2P2 tadi, insyaallah dengan dukungan masyarakat Sulawesi Selatan, PKS akan bisa meraih targetnya,” ujarnya.
Untuk target spesifik PKS Sulsel di Pemilu 2029, Kholid menegaskan bahwa perumusannya sedang dibahas dalam Rakerwil dan akan diumumkan langsung oleh Ketua DPW PKS Sulsel.
“Tentu kita memiliki kalkulasi dan hitung-hitungan. Nanti Pak Ketua DPW yang akan menyampaikan rumusan dan targetnya,” pungkasnya. (*)
Comment