LENSA, MAKASSAR – Jelang berakhirnya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), pada Jumat (17/7/2026), DPRD Kota Makassar kembali mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar segera merealisasikan program seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP negeri.
Desakan tersebut muncul karena kegiatan belajar mengajar sudah dimulai pekan depan (20/7/2026), sementara seragam gratis yang menjadi salah satu program prioritas Pemkot Makassar belum diterima para siswa.
Wakil Ketua DPRD Makassar, Eric Horas, mengatakan program seragam sekolah gratis harus segera diwujudkan agar manfaatnya dapat dirasakan sejak awal tahun ajaran.
“Kami sebagai DPRD berharap program itu bisa berjalan dengan cepat. Anak-anak sekolah bisa mengikuti kegiatan belajar dengan maksimal karena setidaknya mereka sudah memiliki pakaian sekolah. Kami percayakan kepada pemerintah kota agar prosesnya dipercepat,” katanya, pada Kamis (16/7/2026).
Ia menilai keterlambatan penyaluran seragam gratis berpotensi menambah beban ekonomi keluarga. Menurutnya, banyak orang tua yang akhirnya harus membeli seragam sendiri agar anak-anak mereka dapat mengikuti proses belajar di sekolah.
“Bagaimanapun orang tua terbebani jika harus membeli seragam. Bantuan ini memang dibutuhkan dan kami berharap bisa direalisasikan tahun ini,” ujar Eric yang juga Ketua DPC Gerindra Makassar itu.
Eric menegaskan seragam sekolah merupakan kebutuhan dasar peserta didik yang digunakan dalam jangka waktu tertentu. Karena itu, ia menilai program tersebut tetap relevan meski MPLS telah berlangsung.
“Seragam sekolah pasti dipakai dan memang ada masa pergantiannya. Karena itu kami berharap program ini segera terealisasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Ia pun berharap percepatan distribusi seragam sekolah gratis menjadi perhatian serius Pemkot Makassar sehingga seluruh siswa yang menjadi sasaran program dapat segera menerima bantuan tanpa harus menunggu lebih lama.
Sementara itu, Pemkot Makassar telah memulai proses pengadaan kain seragam sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP negeri tahun 2026. Berdasarkan laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Makassar, paket pengadaan tersebut telah tayang sejak 20 Mei 2026.
Tender tersebut mencakup pengadaan kain seragam bagi siswa SD Negeri/Inpres dan SMP Negeri di Kota Makassar dengan nilai pagu lebih dari Rp8 miliar dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mencapai lebih dari Rp6,2 miliar. (*)
Comment