LENSA, JAKARTA – Di tengah dinamika global dan domestik yang terus berubah, sinergi antara legislatif dan lembaga intelijen menjadi sangat krusial.
Hal itu dibahas saat Komisi I DPR RI melaksanakan rapat kerja sama dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) untuk membahas langkah-langkah strategis dalam menjaga akselerasi strategi mitigasi stabilitas pertahanan keamanan nasional.
Fokus utama Komisi 1 adalah memastikan setiap potensi ancaman terhadap kedaulatan negara dapat dideteksi lebih dini dan dimitigasi dengan cepat, tepat, serta terukur demi menghadirkan rasa aman bagi seluruh rakyat Indonesia.
Melalui rapat kerja tersebut, Komisi I DPR RI menegaskan komitmen penuh untuk memperkuat fungsi pengawasan serta dukungan kebijakan demi mengoptimalkan kinerja BIN di lapangan.
“Kami berharap langkah-langkah mitigasi yang dirumuskan tidak hanya kokoh secara taktis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi dan pola ancaman modern,” kata Achmad Daeng Se’re, Selasa (19/5/2026).
Menurut eks Wakil Bupati Takalar itu, keamanan nasional adalah fondasi utama pembangunan bangsa, dan pihaknya akan terus mengawal agar stabilitas pertahanan Indonesia tetap berdiri tegak demi keberlanjutan masa depan negara. (*)
Comment