Soal Jet Pribadi Menag ke Takalar, AYP: Bukan Pakai Dana Negara

Andi Yuslim Patawari.

LENSA, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Kadin, Andi Yuslim Patawari (AYP), angkat bicara terkait polemik penggunaan jet pribadi oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Menurut AYP, kedatangan Menteri Agama ke Takalar murni dalam rangka penguatan kelembagaan keagamaan sekaligus meresmikan masjid dan balai pendidikan umat sebagai simbol dukungan pemerintah terhadap pembinaan umat.

“Agenda beliau jelas, meresmikan masjid dan balai pendidikan umat. Itu bentuk nyata perhatian pemerintah dalam pembinaan umat. Simbolnya ada pada masjid dan pesantren,” ujar AYP.

Wakil Rektor Universitas Jakarta ini menegaskan, penggunaan jet pribadi bukan bersumber dari dana negara, melainkan fasilitas bantuan pribadi dari tuan rumah untuk mempermudah mobilitas Menteri Agama.

“Perjalanan tersebut tidak menggunakan anggaran negara. Itu fasilitas pribadi yang diberikan untuk menunjang efektivitas perjalanan. Jadi tidak ada persoalan,” tegasnya.

AYP juga menyebut Menteri Agama telah memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik dan aparat penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Beliau secara gentle sudah menjelaskan secara gamblang kepada KPK dan masyarakat. Menurut saya tidak perlu lagi diperdebatkan. Justru kita harus salut karena di tengah kesibukan, beliau masih menyempatkan diri fokus pada pembinaan umat,” tambahnya.

Aktivis muda nasional asal Bone itu juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki kepedulian besar terhadap pengembangan pendidikan dan keagamaan, termasuk Menag dan Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat, Oesman Sapta Odang (Oso).

“Kita patut berterima kasih kepada tokoh-tokoh yang punya kepedulian tinggi terhadap pembinaan umat. Kepedulian seperti ini harusnya kita dukung,” pungkasnya. (*)

Comment