LENSA, JAKARTA — PSM Makassar harus pulang dengan tangan hampa usai takluk 1-2 dari Persija Jakarta pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026, Jumat (20/2/2026) malam. Duel sengit yang digelar di Jakarta International Stadium itu ditentukan oleh kesalahan koordinasi lini belakang Juku Eja di babak kedua.
Sejak awal laga, kedua tim langsung tampil terbuka. Jual-beli serangan tersaji dengan tempo tinggi, memaksa lini pertahanan bekerja ekstra keras. Persija yang bermain di hadapan pendukungnya tampil agresif menekan pertahanan Pasukan Ramang.
Kebuntuan pecah pada menit ke-30. Umpan silang akurat Allano disambut sundulan Alaeddine Ajaraie tanpa kawalan. Bola meluncur deras ke gawang dan tak mampu diantisipasi kiper Reza Arya Pratama. Persija unggul 1-0.
PSM tak butuh waktu lama untuk merespons. Menit ke-37, aksi cutting inside Rizky Eka Pratama memaksa Andritany melakukan tepisan. Bola rebound langsung disambar Sheriddin Boboev untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persija tampil lebih dominan. Kreativitas Allano di lini tengah membuat tekanan tuan rumah meningkat. Reza Arya beberapa kali melakukan penyelamatan krusial, termasuk menepis sundulan jarak dekat Jordi Amat.
Gol sempat tercipta pada menit ke-57 lewat Gustavo, namun dianulir wasit karena handball. Tekanan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil sepuluh menit kemudian.
Petaka datang bagi PSM pada menit ke-67. Salah koordinasi saat membangun serangan balik membuat bola justru mengarah ke Maxwell yang berdiri bebas. Tanpa ampun, ia menanduk bola masuk ke gawang, membawa Persija kembali unggul 2-1 sekaligus mencetak gol ke-13 musim ini.
Tertinggal, PSM mencoba bangkit. Peluang emas hadir dari situasi bola mati ketika tandukan Yuran Fernandes memanfaatkan sepak pojok Ananda Raehan, namun Andritany sigap mengamankan. Hingga injury time, serangan Juku Eja kerap mentok di lini pertahanan disiplin tuan rumah. Sundulan Dusan Lagator di menit akhir pun belum cukup mengubah keadaan.
Peluit panjang berbunyi, skor 2-1 tetap bertahan. Kekalahan ini menjadi hasil minor kedua secara beruntun bagi PSM sekaligus membuat mereka gagal membawa pulang poin dari ibu kota. (*)
Comment