Terpilih Aklamasi, Amirullah Nur Siap Kembalikan Kejayaan Akuatik Sulsel

LENSA, MAKASSAR – Musyawarah Provinsi (Musprov) Akuatik Indonesia Sulawesi Selatan 2026 menjadi titik awal penguatan konsolidasi organisasi menuju PON XXII 2028. Forum yang digelar di Hotel Grand Asia Makassar, Sabtu (17/1/2026), secara aklamasi menetapkan Amirullah Nur Saenong sebagai Ketua Akuatik Indonesia Sulsel periode 2026–2030.

Terpilihnya pengusaha asal Kabupaten Maros tersebut menandai dimulainya babak baru kepemimpinan akuatik Sulsel dengan fokus pada soliditas internal dan peningkatan prestasi. Amirullah menilai amanah yang diberikan kepadanya membutuhkan kerja bersama seluruh unsur organisasi dan pemangku kepentingan olahraga.

“Terima kasih atas kepercayaan ini. Tugas ini memang berat, tetapi dengan kebersamaan dalam menyusun kepengurusan dan program kerja, saya yakin kita bisa mempertahankan capaian sebelumnya sekaligus meningkatkan prestasi yang belum maksimal,” ujar Amirullah.

Tokoh yang juga dikenal sebagai Senior HIPMI Sulsel itu menargetkan pembentukan kepengurusan yang aktif dan berorientasi kinerja. Dalam waktu 30 hari ke depan, penyusunan visi dan misi organisasi akan menjadi prioritas utama agar arah gerak pengurus lebih terukur dan selaras.

“Kita ingin visi dan misi ini benar-benar lahir dari kebersamaan. Dengan itu, pengurus akan bergerak searah dan saling menguatkan,” ucap Ketua Gapeksindo Sulsel tersebut.

Musprov kali ini mengusung tema “Memperkuat Soliditas Akuatik Sulawesi Selatan dalam Meraih Prestasi pada PON XXII 2028”, sekaligus menjadi ruang konsolidasi antara pengurus provinsi dan kabupaten/kota dalam menyusun peta pembinaan empat tahun ke depan.

Sekretaris Jenderal PB Akuatik Indonesia, Ali A. Patiwiri, yang hadir mewakili Ketua Umum Anindya Novyan Bakrie, menegaskan pentingnya kesinambungan prestasi Sulsel dengan agenda pembinaan nasional.

“Prestasi yang sudah ada harus dipertahankan dan ditingkatkan, agar Sulsel terus berkontribusi dalam agenda nasional dan internasional seperti SEA Games, Asian Games, Olimpiade, hingga kejuaraan dunia,” katanya.

Dukungan juga datang dari KONI Sulsel. Ketua Umum KONI Sulsel Darmawangsyah Muin menekankan bahwa pembinaan atlet harus dimulai dari daerah sebagai fondasi utama prestasi nasional.

“Pembinaan akan kita mulai dari Porprov Sulsel XVIII 2026 di Bone–Wajo. Dari sana, atlet terbaik akan dipersiapkan menuju PON XXII NTT–NTB 2028. Saya yakin cabang akuatik akan kembali mengirimkan atlet andalan Sulsel,” ujar Wakil Bupati Gowa tersebut.

Sementara itu, Ketua Akuatik Indonesia Sulsel demisioner Alli Yattas menyampaikan optimisme terhadap masa depan prestasi akuatik Sulsel di bawah kepemimpinan baru, terutama dengan sinergi KONI dan Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Selama ini Akuatik Indonesia Sulsel konsisten menyumbang medali emas di PON. Prestasi itu harus dijaga dan ditingkatkan,” tegasnya.

Musprov Akuatik Indonesia Sulsel 2026 turut dihadiri jajaran pemangku kepentingan olahraga, di antaranya Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel Nasuad Tawang, Ketua Harian KONI Sulsel Chalik Suang, serta perwakilan Akuatik Indonesia dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. (*)

Comment