LENSA, PINRANG — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pinrang melaksanakan kegiatan tes urine bagi warga binaan dan pegawai sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkotika. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Senin (6/4).
Pada tahap awal pelaksanaan, tes urine diikuti oleh 100 warga binaan dan 24 pegawai. Pemeriksaan ini dilakukan secara bertahap karena seluruh warga binaan dan pegawai akan mendapatkan giliran pemeriksaan urine, sehingga pengawasan dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Kepala Rutan Pinrang, Andi Erdiyangsah Bahar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkotika.
“Tes urine ini menjadi langkah preventif untuk memastikan seluruh jajaran dan warga binaan terbebas dari penyalahgunaan narkotika. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 sebagai wujud komitmen kami dalam meningkatkan integritas dan kualitas pembinaan,” ujarnya.
Sementara itu, Perawat Rutan Pinrang, Supiati, menjelaskan bahwa seluruh hasil pemeriksaan urine pada tahap awal menunjukkan hasil negatif narkoba. Ia juga menambahkan bahwa pemeriksaan dilakukan menggunakan alat tes dengan 10 indikator jenis narkotika.
“Dari hasil pemeriksaan terhadap 100 warga binaan dan 24 pegawai, seluruhnya menunjukkan hasil negatif narkoba. Pemeriksaan dilakukan menggunakan alat tes urine dengan 10 indikator, sehingga hasilnya cukup komprehensif,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Pinrang terus memperkuat pengawasan internal serta menjaga keamanan dan ketertiban. Diharapkan, pelaksanaan tes urine secara bertahap ini dapat meminimalisir potensi gangguan keamanan serta mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas narkoba. (Fathur)
Comment