Tak Mau Kader Kabur, Syaharuddin Alrif Keluarkan Jurus Khusus Amankan NasDem Sulsel

LENSA, MAKASSAR — Ketua DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif rupanya sudah punya jurus jitu menjaga kadernya agar tak pindah ke partai lain. 

Isu ini bukan isapan jempol belaka. Sejak tahun lalu, NasDem di Sulsel kerap diterap isu kepindahan kader ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Terlebih, Ketua NasDem Sulsel sebelumnya, Rusdi Masse sudah resmi berjaket PSI pada akhir Januari lalu. 

“Di Nasdem ada kebijakan pencalegan dini. Ini sudah disosialisasikan sejak tahun lalu. Awal 2027 ada pencalegan dini, kemudian ada pakta integritas (yang diteken oleh bacalegl. Seperti saya sampaikan, kalau ada yang berpikir aneh-aneh, mulai dari awal untuk segera mengambil sikap. Tetapi saya rasa, karir dan perjuangan yang direbut sebagai anggota DPR yang sudah lama tentu itu yang dipikirkan oleh teman-teman semuanya,” ujar Syaharuddin, dalam jumpar pers yang didampingi oleh pengurus DPW dan DPD NasDem (13/2/2026). 

Ia mengklaim, sejauh ini, 159 anggota DPRD kabupaten/kota dan 17 anggota DPRD Sulsel masih solid. Makanya, ia bertekad akan meningkatkan kinerjanya lagi sebagai pengurus DPW agar bisa mempertahankan kemenangan di Sulsel. 

“Saya kira penggabungan kekuatan yang dimiliki partai NasDem yang menguatkan partai akan digabungkan menjadi satu dengan manajemen bersama,” ujarnya.

Perihal pakta integritas yang akan diteken oleh para caleg dan bacaleg, diakui oleh Syahar, hanya memiliki dampak moral semata.

“Kalau ada (anggota legislatif ) yang berpikir di ujung (masa periode) pindah (partai), kau  sendiri yang rugi. Pasti di bawahnya berdoa, pindah memang moko. Posisi ketua wakil DPR. Mati satu tumbuh seribu,” jelasnya. (*)

Comment