LENSA, MAKASSAR — Upaya Plt Ketua Golkar Sulsel, Muhidin Said untuk menuju Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel diklaim telah membuahkan hasil. Kader Golkar, katanya, sudah sepakat untuk ‘atur damai’ pada siapapun yang terpilih kelak.
Muhidin menyatakan hal itu berdasar pada beberapa kali pertemuannya dengan kader dan pengurus Golkar di Sulsel. Terbaru, saat melakukan konsolidasi dengan para kader dan pengurus Golkar di daerah pemilihan (dapil) Sulsel I untuk DPR RI, di Takalar, kemarin (1/2/2026).
Kader Golkar disebut Muhidin telah ingin menyatu. Pasca pertemuan tersebut, Muhidin berkesimpulan, seluruh kader Golkar saat ini ingin bersatu dan menyatu lagi.
“Saya hanya ingin, bagaimana mereka (atau) teman-teman ini, siapapun nanti yang terpilih (lewat Musda) harus bekerja sama dengan bagus. Tidak melihat latar belakang, tidak ada lagi antar faksi ini, faksi ini, faksi ini. Saya mau agar mereka bagaimana membesarkan lagi Partai Golkar secara baik, untuk berkiprah kembali, berkompetisi kembali di pemilu yang akan datang, untuk meraih kemenangan,” jelas Muhidin, saat diwawancarai di Kantor Golkar Sulsel (1/2/2026).
“Dan kalau kita lihat tadi itu, semua berkeinginan untuk membesarkan Partai Golkar,” imbuhnya.
Sejauh ini, berdasarkan pemetaannya sebagai Plt Ketua Golkar Sulsel, ada 6 orang yang telah menyatakan ingin bertarung di musda. Hanya saja, Muhidin masih merahasiakan nama-nama tersebut.
“Kita sudah melokalisir, siapapun nanti yang terpilih, tidak usah dipermasalahkan. Dan itu sudah disepakati. Yang penting sekarang ini, soal aspirasi itu kita akan pertimbangkan. Tapi siapapun yang sudah menyampaikan pandangan-pandangannya, siapapun mereka akan saling mendukung,” tuturnya.
Ia pun mengaku telah menemukan titik utama problem Golkar di Sulsel sejak diamanahkan oleh DPP. Menurutnya, kader hanya ingin berkompetisi secara sehat dan fair. Untuk itu, lanjut Muhidin, sangat dibutuhkan kekompakan agar fungsionaris Golkar bisa kembali aktif seperti sedia kala.
“Keinginan mereka ini sangat luar biasa sekali. Sehingga tampak, setiap pertemuan, sejak saya sebulan yang lalu berada di sini, sangat luar biasa sekali. Sehingga katanya kantor ini kan jarang diisi. Tapi sekarang ini kan, luar biasa (ramai). Ini yang kita inginkan, supaya berkelanjutan terus. Jangan sampai ada kevakuman kegiatan,” jelasnya.
Perihal keenam figur yang telah menyatakan kesiapan untuk maju sebagai suksesornya nanti, Muhidin memilih menutup rapat siapa orangnya. Ia hanya memastikan, mereka semua adalah kader terbaik Golkar di Sulsel saat ini.
“Kita sudah melokalisir, ada 6 nama calon. Siapapun nanti yang kita sepakati, yang jelas, seluruh kader-kader Golkar ini siap menerimanya,” tegas Muhidin.
Anggota DPR RI itu juga berulang kali menegaskan, tak peduli siapapun yang menjadi pucuk pimpinan di Golkar Sulsel di masa yang akan datang. Dirinya hanya berfokus, dalam perhelatan musda nanti, keputusan akhir bisa diterima oleh seluruh kalangan kader dan pengurus Golkar tanpa terkecuali.
“Yang penting ada 6 kader terbaik yang ingin berkiprah di DPD I Golkar Sulawesi Selatan. Itu saja. Tentu yang terbaik. Dan pesannya, malam itu, siapapun yang terpilih, saya minta supaya kita kompak, keja sama yang bagus, tidak usah saling menyalahkan siapapun. Sepanjang ketum sudah memberikan restu (jadi ketua), silakan,” paparnya.
Makanya, Muhidin mengaku masih diminta oleh DPP Golkar untuk terus melakukan konsolidasi lagi dengan pengurus daerah Golkar yang ada di Sulsel.
“Tapi saya sekarang masih disuruh keliling-keliling. Kalau saya lihat tadi dapil satu itu luar biasa,” ucap Koordinasi Wilayah Sulawesi DPP Golkar tersebut.
Comment