DPPPA Makassar Lakukan Trauma Healing Anak Korban Banjir di Dua Posko

LENSA, MAKASSAR — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar melakukan kegiatan trauma healing bagi anak-anak yang terdampak banjir di dua Posko Siaga Banjir, pada Senin (12/1/2026).
Yakni di Kantor Kelurahan Katimbang dan SD Paccerakkang, Kota Makassar.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala DPPPA Kota Makassar, dr. Ita Anwar, melalui Bidang Perlindungan Khusus Anak bersama Tim Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Makassar serta Forum Anak Makassar.
Menurut Ita, trauma healing dilakukan sebagai upaya pemulihan psikososial anak pascabencana alam.
“Kegiatan Trauma Healing ini sebagai upaya pemulihan psikososial pasca bencana bagi anak-anak yang terdampak bencana,” ujar dr Ita Anwar.
Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan trauma healing, pihaknya menghadirkan konselor atau psikolog dari UPTD PPA Kota Makassar sebagai pendamping anak.
Pendampingan dilakukan melalui aktivitas bermain dan bercerita.
“Pendampingan ini bertujuan membantu anak mengekspresikan emosi, mengurangi trauma, serta mengembalikan rasa aman dan bahagia,” kata dr Ita.
Selain pendampingan psikososial, DPPPA Kota Makassar juga membagikan paket bingkisan kepada anak-anak korban banjir di lokasi pengungsian sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril.
Berdasarkan data Posko Siaga Banjir Kantor Kelurahan Katimbang, jumlah anak terdampak tercatat sebanyak 17 jiwa, terdiri atas lima anak laki-laki, lima anak perempuan, empat balita laki-laki, dan tiga balita perempuan.
Sementara itu, di Posko Siaga Banjir SD Paccerakkang tercatat sebanyak 71 anak terdampak banjir, terdiri atas 37 anak laki-laki, 19 anak perempuan, 14 balita laki-laki, satu balita perempuan, lima bayi laki-laki, dan satu bayi perempuan.
Ita menegaskan, DPPPA Kota Makassar akan terus hadir memberikan perlindungan khusus bagi anak-anak, terutama dalam situasi darurat bencana. (*)

Comment