Jaga Kualitas MBG, Yayasan SIBARA Gelar Pelatihan Penjamah Makanan SPPG
LENSA, MAKASSAR — Yayasan Samateruski Bantu Rakyat (SIBARA) sukses menyelenggarakan Pelatihan Penjamah Makanan bagi relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Sabtu, 10 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari dua SPPG, yakni SPPG Rappokalling dan SPPG Bulurokeng, Kota Makassar.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WITA hingga selesai ini bertempat di Aula Serbaguna PSBD Wirajaya Kemensos RI, Jalan A.P. Pettarani KM 4, Kota Makassar.
Penanggung jawab SPPG Rappokalling, Muhammad Khaerul, yang juga mewakili Yayasan SIBARA, menjelaskan, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya strategis yayasan dalam meningkatkan kualitas dan profesionalitas relawan SPPG di bawah naungannya.
“Kegiatan ini adalah salah satu ikhtiar strategis kami untuk terus meng-update pengetahuan relawan, khususnya di SPPG Rappokalling dan Bulurokeng. Kami serius mengelola dapur SPPG dengan standar yang tinggi, karena relawan adalah tim inti dalam proses penjamahan makanan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dapur SPPG memiliki peran yang sangat vital dalam kesuksesan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Ibaratnya ruang operasi, dapur adalah ruang operasi kita. Harus dijaga sterilisasi, SOP pengolahan, dan kebersihannya. Dengan begitu, MBG bisa benar-benar memberikan manfaat terbaik bagi para siswa penerima, yang kelak menjadi generasi emas Indonesia 2045,” terangnya.
Pelatihan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, yang sekaligus menjadi pemateri utama, serta didukung oleh pemateri dari Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI) Kota Makassar. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada standar higiene sanitasi, keamanan pangan, serta praktik penjamahan makanan yang sesuai regulasi kesehatan.
Muhammad Khaerul juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak berhenti pada pelatihan semata.
“Pasca kegiatan ini, kami akan melanjutkan dengan pengurusan sertifikat laik higiene sanitasi ke Dinas Kesehatan Kota Makassar sebagai bentuk komitmen kami terhadap standar mutu dan kesehatan dapur SPPG,” tutupnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Yayasan SIBARA berharap SPPG yang dikelola dapat menjadi model dapur MBG yang higienis, profesional, dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan gizi anak-anak sekolah di Kota Makassar. (*)
Comment