Sekretariat DPRD Makassar Fokus Benahi Kantor Baru di Gedung Perumnas

LENSA, MAKASSAR – Pasca pemindahan aktivitas ke Gedung Perumnas Hertasning, Sekretariat DPRD Kota Makassar terus memaksimalkan pembenahan sarana dan prasarana kerja agar pelayanan kedewanan tetap berjalan optimal di tengah masa transisi pasca kebakaran gedung utama.

Sekretaris DPRD Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, mengatakan proses penataan di kantor baru telah dilakukan secara maksimal, meski masih ada sejumlah kebutuhan penting yang belum terpenuhi.

“Pembenahan sudah kami lakukan semaksimal mungkin. Masih ada beberapa belanja pemeliharaan yang belum terealisasi di anggaran pokok kemarin, jadi sekarang kami optimalkan di kantor baru ini,” ujarnya saat ditemui di Gedung Perumnas, Senin (6/10/2025).

Rahmat menjelaskan, salah satu kebutuhan mendesak saat ini adalah pengadaan mobiler seperti meja dan kursi bagi staf serta anggota dewan. Kondisi sementara membuat beberapa pegawai harus bekerja dengan fasilitas terbatas.

“Masih ada staf di bagian tertentu yang bekerja seadanya, bahkan ada yang duduk di lantai. Tapi itu tidak mengurangi semangat kerja teman-teman,” tambahnya.

Meski menghadapi keterbatasan, pelayanan administrasi tetap berjalan hanya beberapa hari setelah insiden kebakaran. Pada masa awal pemulihan, pelayanan bahkan sempat dilakukan di rumah jabatan Ketua DPRD Makassar.

“Dua-tiga hari setelah kebakaran, pelayanan langsung kami aktifkan kembali di Rujab Ketua DPRD. Alhamdulillah, sampai sekarang semua berjalan baik,” tuturnya.

Terkait kegiatan kedewanan, Rahmat menegaskan seluruh agenda DPRD tetap terlaksana dengan kombinasi sistem tatap muka dan daring, menyesuaikan kapasitas ruang yang terbatas.

“Untuk rapat paripurna misalnya, SKPD yang tidak berkaitan langsung mengikuti secara daring, sementara pimpinan daerah seperti Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Forkopimda tetap hadir langsung,” jelasnya.

Ruang komisi di lantai dua kini difungsikan sebagai ruang kerja sementara bagi anggota dewan. Rahmat mengakui bahwa ruang pribadi bagi tiap anggota belum bisa disediakan karena keterbatasan fasilitas.

“Untuk sementara semua anggota dewan berkantor di ruang komisi. Kita maklumi dulu karena kondisi memang belum memungkinkan,” katanya.

Ia pun memastikan seluruh agenda Badan Musyawarah (Bamus) tetap berjalan tanpa hambatan. Dalam waktu dekat, DPRD Makassar dijadwalkan menggelar rapat paripurna pada 9 Oktober 2025, kemungkinan besar dengan format daring.

“Semua kegiatan kedewanan tetap berjalan sesuai jadwal. Paripurna dan Reses tetap kita laksanakan sesuai agenda Bamus,” tutup Rahmat.

Pemindahan sementara ke Gedung Perumnas Hertasning menjadi langkah strategis DPRD Makassar untuk memastikan pelayanan publik dan fungsi legislatif tetap berjalan optimal di tengah proses pemulihan pasca kebakaran gedung lama.  (*)

Comment