Diduga Diperjual Belikan, Inspektorat Diminta Audit Khusus Bantuan Alsintan di Takalar

Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menyerahkan bantuan Alsintan kepada para petani.

LENSA, TAKALAR – Wakil ketua DPW Lembaga Anti Korupsi dan Kekerasan Hak Asasi Manusia (Lankoras-Ham) Sulsel, Adi Nusaid Rasyid mendesak Inspektorat setempat untuk mengaudit khusus bantaun Alat Mesin Pertanian (Alsintan) tahun 2025 yang diperuntukkan untuk petani di Kabupaten Takalar.

Langkah itu ditempuh karena adanya pengaduan masyarakat terkait pemanfaatan Alsintan di Kabupaten Takalar yang diduga tidak tepat sasaran. Informasi menyebutkan, bantuan puluhan Alsintan tahun 2025 untuk petani tersebut diduga diperjual belikan.

“Inspektorat harus mengaudit khusus bantuan puluhan Alsintan yang diperuntukkan untuk petani, karena penyalurannya selain diduga tidak tepat sasaran, bantuan tersebut juga diduga perjual belikan oleh oknum-oknum tertentu,” kata Adi Nusaid Rasyid saat dikonfirmasi, Sabtu (30/11/2025).

Ia menegaskan, banyak masyarakat petani di Takalar saat ini tidak menikmati bantuan Alsintan dari Pemerintah karena hanya dikuasai oleh ketua kelompok tani, bahkan ada juga ketua kelompok tani yang diduga menjual bantaun Alsintan tersebut dengan harga relatif mahal.

“Untuk memastikan informasi simpang siur soal adanya dugaan jual beli Alsintan di daerah ini, pihak Inspektorat harus mengaudit semua kelompok penerima manfaat, apakah benar kelompok tani yang menguasai bantaun tersebut ataukah sudah berpindah ke tangan orang lain,” pungkas Adi Nusaid Rasyid.

Ia pun mendesak Kementerian Pertanian RI untuk menyetop sementara waktu bantuan Alsintan ke Kabupaten Takalar karena bantuan tersebut sering dijadikan bancakan oknum-oknum tertentu untuk meraup keuntungan.

“Kami mendesak Kementerian Pertanian RI untuk memblacklist sementara waktu bantuan Alsintan untuk Kabupaten Takalar karena banyaknya aduan masyarakat yang menyebutkan jika bantuan tersebut tidak tepat sasaran dan diduga diperjual belikan,” beber Adi Nusaid Rasyid.

Diketahui, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menyerahkan bantuan Alsintan kepada para petani. Penyerahan bantuan itu diberikan dalam rangka 100 masa kerja Mohammad Firdaus Daeng Manye-Hengky Yasin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Takalar periode 2024-2029.

Daeng Manye memberikan bantuan Alsintan tersebut kepada para petani di Kelurahan Bajeng, Kecamatan Pattallassang, Takalar, Jumat (13/6/2025). Adapun bantuan yang diserahkan berupa combain harvester, traktor 4 roda dan traktor 2 roda.

“Ini menunjukkan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan program swasembada pangan sangat konsen dan perhatian kepada masyarakat kita dan para petani kita sehingga beliau sangat memperhatikan bagaimana pekerjaan dan kehidupan masyarakat petani kita dan seluruh ekosistem pertanian yang mendorong swasembada pangan nasional,” jelas eks petinggi PT Telkom tersebut.

Sementara, Kepala Dina Pertanian Takalar, Parawangsa yang dikonfirmasi membantah adanya traksaksi jual beli Alsintan di Kabupaten Takalar.

“Itu tidak benar, semua pembagian Alsintan sudah sesuai prosedur yang ada tanpa ada permainan,” katanya saat dikonfirmasi belum lama ini. (*)

Comment